Breaking News:

Pesawat Jatuh di Papua

Terkendala Cuaca, Evakuasi Korban Pesawat Jatuh Dilanjutkan Besok

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika,George Leo Mercy Randang mengatakan evakuasi terkendala cuaca

Editor: Musa Abubar
istimewa
Kondisi Pesawat Rimbun Air cargo seri Twin Other 300 PK-OTW di Intan Jaya usai menabrak gunung 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika,George Leo Mercy Randang mengatakan evakuasi ke bandara terdekat atau daerah Sugapa,masih terkendala dengan cuaca.

Terkait dengan perkembangan operasi terhadap maskapai Rimbun Air PK OTW, proses evakuasi yang sudah berjalan sejak pagi hari hingga malam ini membuahkan hasil.

Baca juga: Butuh 7 Jam Jalan Kaki ke Lokasi Jatuhnya Pesawat Rimbun Air

Laporan yang diinformasikan dari tim yang berada di lapangan, kata dia, satu korban dikeluarkan dari bodi pesawat.

Namun, menurut dia, untuk evakuasi ke bandara terdekat atau daerah Sugapa,masih terkendala dengan cuaca.

Lanjut dia, shingga diputuskan dengan unsur gabungan yaotu dari Basarnas, TNI/Polri bersama masyarakat diputuskan untuk melanjutkan pencarian besok, Kamis (16/9/2021) pagi.

Baca juga: Manajemen Persipura Optimis Bakal Bangkit Raih 3 Poin Kontra Persija

"Dua korban masih terjebak didalam bodi pesawat, belum sempat dievakuasi, ketiga korban boleh dikatakan masih berada di tempat kejadian,"kata George kepada Tribun-Papua.com,Rabu (15/9/2021).

Rencana pencarian pada besok pagi akan digeser dari dari Sugapa, unsur Basarnas,Satgas TNI/Polri bersama akan melakukan perjalanan ke tempat dimana pesawat itu jatuh, yang sudah jelas titik kordinatnya.

Baca juga: Gelaran PON XX Papua, JW Tour Travel Menawarkan Destinasi Wisata

Pesawat naas Rimbun Air yang dikabarkan hilang kontak pada Rabu pukul 07.22 WIT di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua membawa sembako dan material bangunan.

Pesawat jenis Twin Otter PK OTW milik Maskapai Rimbun Air dikabarkan hilang kontak, setelah take off dari Bandara Douw Aturure pukul 06.40 WIT Rabu (15/9).

Baca juga: PMI Papua Belum Siapkan Stok Darah Khusus Untuk PON, Zakeus : Belum Ada Rincian

Pesawat tersebut membawa sembako dan material bangunan. Setelah otoritas terkait melakukan penyisiran di titik yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat, yakni 3,4 Km dari bandara dan 2,2 Km dari Pos Bilogai Satgas Yonif 501.

Kondisi pesawat teramati dari helikopter, telah terbakar dan sudah dalam keadaan hancur

Pesawat Rimbun Air PK OTW yang dikabarkan hilang kontak itu diawaki oleh pilot wanita bernama Hj Mirza, asal Bogor, Jawa Barat.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved