PON XX Papua
Banyak Wajah Pejabat Dipajang Jelang PON XX, Hengki Yoku Tanyakan Nasib Para Atlet
Jelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, banyak wajah para pejabat yang dipamerkan di tempat umum.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Jelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, banyak wajah para pejabat yang dipamerkan di tempat umum.
Hal itu pun mengundang heran Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Papua Bangkit, Hengki Yoku.
Bahkan tak satupun wajah atlet dipajang ditempat umum, malah sebaliknya wajah pejabat.
Baca juga: Perhelatan Gebyar di Kabupaten Jayapura, Tanda Siap Sukseskan PON XX Papua
Baca juga: Jadwal dan Link Live Streaming Esports PON XX Papua 2021: PUBG, PES 2021 hingga Free Fire
Wajah pejabat dalam hal ini ketua panitia, ketua harian, ketua bidang, wakil ketua satu dua dan seterusnya, ketimbang wajah para atlet.
Hengki mempertanyakan untuk apa wajah parah pejabat yang ditampilkan, harusnya wajah para atlet.
Dengan demikian supaya masyarakat tahu bahwa cabang olahraga dayung atletnya ini, cabor renang atletnya ini, dan seterusnya.
"Jadi selama kurang lebih lima tahun terakhir jelang PON, atlet-atlet dari masing-masing Cabor itu ditampilkan di muka umum, supaya masyarakat tahu atlet-atlet di setiap Cabor,"katanya kepada Tribun-Papua.com,Kamis (16/9/2021).
Masyarakat tak merasakan bagian dari perggelaran PON, melainkan momentum ini merupakan eforia para pejabat.
"Oleh karena itu kita berharap, para atlet atau olahragawan di setiap Cabor dari Provinsi Papua, itu harus ditonjolkan, supaya ada kebanggaan tersendiri dari para atlet maupun masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Tim Doping PON XX Papua Lakukan Simulasi DCO dan Chaperon pada Tes Event Cabor Tinju
Baca juga: Veneu Aquatik PON Papua, Tercanggih di Indonesia dan Berskala Internasional
Jika para pejabat yang ditampilkan, bisa muncul penilaian bahwa PON ini merupakan pesta pejabat untuk hura-hura.
"Akibat dari adanya pejabat yang banyak ditampilkan, kemungkinan besar setelah pengelaran PON, nasib para atlet kita akan sangat malang,"katanya.
Dampaknya juga akan bermuara pada venue-venue yang sudah dibangun megah, kemungkinan tak terawat lantaran tak lagi dimanfaatkan.
(Tribun-Papua.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/geliat.jpg)