Breaking News:

Opini

Papua Merdeka Adalah Ideologi Sesat

Tulisan ini saya dedikasikan untuk para tenaga medis yang mengabdikan hidupnya untuk Tanah Papua, dan yang telah pergi menghadap Sang Khalik.

Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Ketua Pemuda Adat Wilayah II Saireri, Kabupaten Nabire, Ali Kabiyai. 

Oleh : Albert Ali Kabiay

(Ketua Pemuda Adat Wilayah II Saireri Nabire dan Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua)

==================

Pengantar

Berbagai dinamika banyak menuai suatu proses, baik itu positif maupun negatif. Hal tersebut sudah sering terjadi di Provinsi paling timur Indonesia yaitu Papua.

Papua sering di sebut sebagai mutiara hitam yang berkilau, tanah penuh berkat, tanah penuh dengan susu dan madu, dan sorga kecil yang jatuh ke bumi.

Tetapi apakah semua analogi tersebut benar-benar menggambarkan suatu realita yang terjadi di Papua ?

Pertanyaan ini terkadang membuat saya tak bisa tidur pulas, bahkan jika mengingat berbagai kejadian tragis yang terjadi di Papua, maka sudah tentu hal itu seperti sebuah mimpi buruk; pembantaian, pembunuhan, pemerkosaan, pembakaran, hingga penculikan.

Aksi-aksi kekerasan yang terjadi di Papua hanya dipicu oleh sebuah harga ideologi, yaitu "Ideologi Papua Merdeka."

Harga yang sebenarnya tak sama nilainya dengan nyawa manusia, maupun korban materil yang sudah terjadi di tanah ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved