Breaking News:

Lawan Covid 19

Satgas Covid-19 Paparkan Kondisi Pandemi di Indonesia. Berikut Dampak Pemberlakuan PPKM

Kita bisa melihat PPKM bisa menurunkan mobilitas. PPKM berlevel bisa meningkatkan kinerja posko PPKM di tingkat desa dan kelurahan

Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
VAKSINASI COVID-19 - Suasana vaksinasi massal Covid-19 yang diinisiasi TNI AU bersama Kampus IPDN Papua, di Pelabuhan Laut Jayapura, Senin (13/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Ginting, memaparkan kondisi pandemi setelah diberlakukannya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel. 

Sudah banyak kasus yang turun, dibandingkan pada bulan Juli lalu. Hal ini bisa dilihat dari ketersediaan ruang di rumah sakit. 

Baca juga: Warga Kota Jayapura Antusias Dapat Sembako Gratis Usai Vaksin di Polda Papua

Menurut Alex, kapasitas bed occupancy rate (BOR) yang tadinya terisi hingga 90 persen, kini berada di bawah 20 persen. Kasus aktif, kata Alex pun turun di bawah 10.000. 

"Jawa Bali tidak ada PPKM level 4, yang ada level 3 dan level 2. Pada level 3, menyatakan bahwa angka konfirmasi kasus 50-100 per seratus. Lalu rawat inap juga antara 10-30 perseratus ribu penduduk per minggu," ungkapnya dalam seminar virtual melalui kanal YouTube FMB9ID, Selasa (21/9/2021).

Update Covid-19 Papua, Kasus Kumulatif Kota Jayapura Capai 12.813, Waropen 1 Kasus

Hal ini menurut Alex menjadi pertanda sudah banyak perbaikan.  Walaupun di luar Jawa-Bali masih ada 10 daerah yang masih PPKM level 4, yaitu di daerah Kalimantan Timur, dan beberapa daerah di Aceh serta Sumatera Utara. 

"Kita bisa melihat PPKM bisa menurunkan mobilitas. PPKM berlevel bisa meningkatkan kinerja posko PPKM di tingkat desa dan kelurahan. PPKM ini juga merupakan pengawasan lebih dekat dengan prilaku masyarakat dalam menjalankan prokes," kata Alex lagi. 

Sebelum PON XX, Satgas Covid 19 Papua Targetkan Vaksinasi Capai 70%

Alex pun menyebutkan jika PPKM bisa menjadi role model Indonesia dan menjadi salah satu contoh jika PPKM harus terjadi terus-menerus dilakukan meski kasus mengalami penurunan. 

"PPKM bisa menjadi penanggulangan, pencegahan, bisa juga mengkontrol supaya tidak ada lonjakan di kemudian hari," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved