Breaking News:

PON XX Papua

Atletnya Grogi, Softball Putra Banten Kalah 0-7 Atas Sulawesi Tenggara

Tim softball putra provinsi Banten dipaksa menelan kekalahan keduanya oleh tim softball Sulawesi Tenggara di penyisihan grup softball PON Papua.

Editor: Roy Ratumakin
PB PON XX PAPUA/Robertus Pudyanto
Achmad Zeinuri Tim Softball Putra Sulawesi Tenggara memukul bola dalam laga melawan Tim Softball Putra Papua Barat pada pertandingan hari ke-3 babak penyisihan PON XX Papua di Lapangan Softball Agus Kafiar Universitas Cendrawasih, Kota Jayapura, Jum'at (24/09/2021). 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tim softball putra provinsi Banten dipaksa menelan kekalahan keduanya oleh tim softball Sulawesi Tenggara di penyisihan grup softball PON Papua.

Bermain di lapangan softball Universitas Cendrawasih, Jayapura, Sabtu (25/9/2021), softball Banten kalah telak 0-7 atas Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, Banten juga takluk atas Papua Barat dengan skor 6-10.

Baca juga: FOTO Registrasi Ulang Relawan PON XX Papua

Menanggapi kekalahan anak asuhnya, Steven Pattiwael selaku pelatih softball Banten pun memberikan komentarnya.

"Mereka masih ada rasa grogi, kenapa grogi karena kami jarang sekali melakukan sparing patner. Hanya terakhir saja, sebeluk berangkat kami melakukan dua kali sparing patner melawan DKI Jakarta dan Papua Barat. Ke depan, saya masih tetap berharap karena target untuk masuk ke empat besar adalah dengan meraih tiga kali kemenangan. Satu sudah, sisa dua kali lagi," ujarnya kepada Tribun Network seusai pertandingan.

Banten sendiri menjalani tiga laga sisa yakni melawan DKI Jakarta, Lampung dan terakhir tuan rumah Papua. Steven pun menarget dua kemenangan langsung di tiga laga sisa.

Ia berharap, anak asuhnya tak lagi tampil grogi. 

Baca juga: Pertashop Hadir di Papua Guna Sukseskan PON XX

"Saya tak berpikir tim ini kuat, tim itu kuat. Tidak. Hanya tergantung, kami yang harus kuat sebenarnya. Tidak lagi grogi dan bermain di dua laga sisa ini. Secara internal, kami harus fokus dan harus konsentrasi ke depan" tambahnya.

Steven pun enggan lempar handuk untuk meraih medali emas.

Baginya peluang ke final masih terbuka, dengan syarat meraih kemenangan di dua dari tiga laga sisa untuk masuk ke page system. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved