Asosiasi Doktor Hukum
Ketua ADHI Ajak Anggotanya Untuk Membuka Ruang Kajian Ilmiah
Ketua Asosiasi Doktor Hukum Indonesia (ADHI) Dr Yetti Suciaty Soehardjo, mengajak pengurus ADHI Papua, untuk dapat membuka ruang kajian ilmiah
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Ketua Asosiasi Doktor Hukum Indonesia (ADHI) Dr Yetti Suciaty Soehardjo, mengajak pengurus ADHI Papua, untuk dapat membuka ruang kajian ilmiah.
Hal itu disampaikannya dalam acara yang berlangsung secara virtual dari Hotel Horizon Kota Raja, Abepura, Jayapura Sabtu (25/9/2021).
Dalam sambutannya, Yetti mengatakan ADHI Papua sebagai perpanjangan tangan, dan diharapkan dengan kepengurusan yang baru, dapat menjadikan kader bagi tanah Papua.
Baca juga: Perkumpulan Warga Lamongan Papua Gelar Syukuran HUT ke 1
Selain itu,dia berharap agar ADHI Papua dapat memberikan ruang, bagi semua pihak untuk melakukan kajian ilmiah.
Dia juga mengucapkan terimakasih banyak, kepada semua pengurus ADHI Papua yang telah berdedikasi tinggi untuk perubahan.
Baca juga: 15 Peristiwa dalam Doa Rosario dalam Gereja Katolik, Ini Panduannya
Dilain sisi, Ketua Asosiasi Doktor Ilmu Hukum Papua 2021 - 2025 Yunus Wonda menyampaikan dengan adanya ADHI, maka dapat memberikan ruang untuk kajian ilmiah di Papua.
"Harus ada perubahan yang kita lakukan ke depan, sebab penafsiaran banyak di Papua,"ujarnya.
Yunus juga mengajak semua pihak, secara khusus pengurus ADHI Papua, agar melalui forum yang dibentuk tersebut, berbagai dinamika Papua, dapat dianalisis dalam suatu kajian.
Baca juga: Gunakan Bubuk Cengkeh untuk Mengatasi Jerawat, Ini Cara Pakainya
"Mari kita berfikir mealalui kajian yang ilmiah, sebagai solusi,"katanya.
Dalam kesempatan itu, dilakukan pengambilan janji sumpah dan penyerahan bendera pataka kepada Yunus Wonda selaku Ketua ADHI Papua yang baru.
Baca juga: Puluhan Personil Gabungan TNI-Polri Amankan Jalanya Pertandingan Tenis
Sekadar diketahui, ADHI sebagai perkumpulan doktor hukum se- Indonesia dideklarasikan di Bandung Jawa Barat 23 Juli 2017 lalu.
ADHI hadir untuk menyatukan visi para praktisi dan akademisi, dari kalangan doktor hukum dalam satu naungan.(*)