PON XX Papua
Tangis Bahagia, Merry Ebe dan Corazon: Mama Papa, Aku Dapat Emas
Sebenarnya kami lawan tim-tim yang kami anggap kuat karena mereka juara PON 2016
Laporan Reporter Tribunnews.com, Rafsanzani Simanjorang
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tetesan air mata mengalir di pipi kapten lapangan Cricket putri Papua, Merry Ebe dan kapten kedua, Corazon Wombaki usai keduanya bersama rekan-rekannya berhasil menyumbangkan medali emas pertama untuk Papua di PON Papua XX 2021.
Beberapa kali ucapan syukur kepada Tuhan diucapkan oleh keduanya dengan prestasi emas di PON XX Papua.
• Sembilan Kontingen Tiba di Merauke Disambut dengan Suguhan Musik Rakyat
Bagi Merry dan Cora, medali emas PON Papua menjadi medali pertama yang diraih keduanya selama bermain sebagai atlet. Raihan ini semakin spesial karena diraih di tanah kelahiran sendiri, Papua.
"Puji Tuhan karena dukungan dari Tuhan Yesus, pelatih, teman-teman dan keluarga yang selalu mendukung kami dari TC sampai detik ini," ujar Merry yang juga memegang ban kapten tim kriket putri Super Sixes Papua kepada Tribun Network, Minggu (26/9/2021) seusai pertandingan final di lapangan kriket Doyo Baru, Kabupaten Sentani, Provinsi Papua.
Tak hanya itu, Merry dengan terbata-bata juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada kedua orangtuanya. Baginya, orang tua berada di balik keberhasilannya dalam meraih prestasi medali emas PON Papua.
"Mama Papa, aku dapat medali emas," ujarnya sembari menahan tangis.
• Wasit Tak Adil, Cricket Putri DKI Jakarta Merasa Dicurangi Saat Dikalahkan Papua
Menorehkan tinta emas dalam kariernya, mahasiswi sementer akhir Fakultas Fisip, Universitas Cendrawasih ini pun langsung menanamkan tekad untuk mengembangkan olahraga kriket di Papua.
Motivasinya tinggi mengingat fasilitas olahraga kriket telah tersedia di tanah kelahirannya. Ia pun memimpikan untuk ikut seleksi kriket timnas Indonesia.
Sementara itu, sukacita serupa juga dirasakan oleh Cora, rekan setim Merry yang juga menjabat sebagai kapten tim.
• Kalah dari Bali, Cricket Putri Jawa Barat Nomor Sixes Putri Fokus Kejar Medali Perunggu
"Pertama tidak percaya sampai disini. Kami latihan sangat keras sekali. Tetapi hari ini kami buktikan. Lewat campur tangan Tuhan. Sebenarnya kami lawan tim-tim yang kami anggap kuat karena mereka juara PON 2016, dan kami baru latihan selama setahun. Tapi kami punya modal semangat. Kami tidak percaya sampai saat ini, tapi kami berjuang demi kemajuan kriket di tanah Papua juga," tutur Corazon.
Cora sendiri punya impian masuk ke timnas kriket Indonesia. Tak hanya itu, ia ingin pula mengembangkan olahraga kriket di Papua. Tak lupa, Cora pun menyampaikan salam kepada ibunya akan raihan yang telah ia capai.
• FOTO: Tim Cricket Putra Papua Melaju Ke Final
"Untuk mama saya yang ada di Boven Digoel, mama hari ini saya dapat emas, karena mama punya doa juga, selama satu tahun saya TC," tutupnya.
Adapun kriket putri Papua berhasil menyumbangkan medali emas PON cabor kriket nomor sixes putri usai mengalahkan Bali di final dengan skor 45-44. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/juara-cricket.jpg)