Rabu, 15 April 2026

PON XX Papua

KKB dan Malaria Jadi Momok Mankutkan bagi Atlet Panjat Tebing Jawa Timur

pikiran saya cuman malaria dan OPM di Papua, sehingga saya merasa takut saat hendak datang

Penulis: Ri | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
Atlet Panjat Tebing Jawa Timur, Rahmat Adi Mulyono 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.Com – Ridwan Abubakar

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Kelompok kriminal bersenjata atau yang biasa disebut KKB dan malaria itulah yang ada di benak salah satu atlet Panjat Tebing asal Jawa Timur Rahmat Adi Mulyono ketika hendak menginjakan kaki ke Timika Provinsi Papua untuk mengikuti event PON XX Papua.

“Ya pikiran saya cuman malaria dan OPM di Papua, sehingga saya merasa takut saat hendak datang,” ucapnya ketika di wawacarai di area venue Panjat Tebing di SP2 Mimika, Senin (27/9/2021) siang.

Tim Futsal Papua Petik Kemenangkan Tiga Kali Beruntun Usai Kalahkah Kepulauan Riau

Namun semuanya berbeda terbalik dengan apa yang dipikirkan Adi ketika menginjakan kaki pertama kali di Papua.

“Ternyata semua itu tidak sepeti yang dibayangkan. Malaria itu kalau kita tidak jaga baik pola hidup, sementara KKB itu di pedalaman dan jauh dari tempat kita bertanding,” bebernya.

Ia pun cukup takjub dengan keramahan orang Papua saat berada di Kabupaten Mimika. Nantinya keramahan dan keindahan Papua akan menjadi kenangan yang tidak terlupakan Adi selama berada di Papua untuk mengikuti event PON XX Papua.

“Ini sangat mengagumi dan akan menjadi cerita saya ketika kembali ke Surabaya, Jawa Timur,” beber Adi.

Kontingen Maluku Apresiasi Penyambutan Dilakukan Panitia PON Merauke

Ia pun nantinya tidak lupa akan membawa ole-oleh khas Papua bagi sanak keluarga di sana.

“Saya masih fokus bertanding, tapi ole-ole pasti adalah mas, Noken, batik, sama mahkota Papua saya akan beli, sebagai bukti saya pernah ke Papua,” ucapnya.

Hal senada pun disampaikan atlet Panjat Dinding, Jawa Timur, Dori Vatusafiah. Ia pun sempat was-was dengan penyakit malarian. Mengingat malarian menjadi momok penyakit menakutkan di Papua, sementara KKB ia tidak terlalu khawatir mengingat lokasinya cukup jauh dari tempat penyelenggaraan PON XX.

“Kalau KKB sih saya sudah dapat info kalau jauh dari tempat kami bertanding, cuman masalah ini malariah,” bebernya.

Lukas Enembe Datang, Sepatu Roda Papua Banjir Medali Emas PON XX

Sebelum meninggalkan Papua diirinya ingin mengabadikan dokumentasi keindahan Papua sebagai kenangan teridah selama ini.

“Wajib saya harus foto di Papua, sebagai bukti Papua itu Indah,” bebernya.

Noken dan Papeda menjadi target sebelum meninggalkan Papua. “Ya kalau Noken dan makan Papeda wajib, kalau tidak dua itu berarti tidak afdhol injakan kaki di Papua,” cetusnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved