PON XX Papua
Dua Tersangka Baru Penyerangan Posramil Kisor Maybrat Ditangkap
Penangkapan tersebut berdasarkan upaya penyebaran identitas DPO secara masif di pelosok-pelosok, dan akhirnya tertangkap 5 tersangka.
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Aparat gabungan TNI dan Polisi menangkap dua tersangka baru yang turut terlibat pada kasus penyerangan di Posramil Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (2/9/2021) lalu.
Penangkapan tersebut berdasarkan upaya penyebaran identitas DPO secara masif di pelosok-pelosok, dan akhirnya tertangkap 5 tersangka.
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, penangkapan tersebut bermula lewat informasi yang diperoleh dari masyarakat.
Kata Erwindi, awalnya sudah lima, namun dua di antaranya adalah tersangka baru.
Baca juga: Tuntaskan Relay 3.000 Meter Putri, DKI Jakarta Rebut 10 Medali Emas Sepatu Roda
"Dua orang tersangka baru adalah, YW dan LK. Sementara RY, AK, dan AY masuk dalam DPO yang dicari-cari," ujar Erwindi kepada sejumlah awak media saat jumpa pers, Kamis (30/9/2021).
Erwindi menjelaskan, kedua orang tersebut diungkap berdasarkan pengakuan saksi dan tersangka LK dan YW.
Berdasarkan kronologi, pada Senin (27/9/2021), tim gabungan bekerja sama dengan Satreskrim Polres Sorong, untuk menangkap YW di perbatasan Klamono dan Sorong Selatan.
Baca juga: Komnas HAM Benarkan Seorang Warga Sipil Meninggal Pascapenyerangan Posramil Kisor
Selain itu, berdasarkan informasi masyarakat, tim gabungan yang dipimpin Kapolres Sorong Selatan dan Dandim 1809/Maybrat, berhasil menangkap 6 orang.
"Dua orang diantaranya, masuk dalam DPO penyerangan Posramil Kisor, yaitu RY dan AK," tuturnya.
Sementara, satu orang tersangka berinisial LK merupakan tersangka baru.
Baca juga: Komnas HAM: Guru dan Nakes di Pedalaman Papua Tak Boleh Dijadikan Sasaran Konflik
Penangkapan keenam orang tersebut berlokasi di Kampung Kokas, Kabupaten Sorong Selatan, Selasa (28/9/2021).
Sehingga, tersangka pembunuh empat prajurit TNI di Posramil Kisor, dari 17 bertambah menjadi 21 orang.
Yang mana, dua orang lebih dulu ditahan dan telah menjalani penyidikan di Polres Sorong Selatan, yakni MY dan MS. Dan bertambah tiga DPO lain seperti AY, RY dan AK.
Baca juga: Luhut Pandjaitan Akan Buka Pertandingan Cabor Atletik PON XX di Kabupaten Mimika
Sementara, aparat telah menangkap dua tersangka baru yakni YW dan LK.
"Jadi, 7 orang tersangka ini sedang ditahan di Polres Sorong Selatan, untuk menjalani proses hukuman lebih lanjut," imbuhnya.
"Sedangkan, masih ada 14 tersangka lagi yang sedang dalam pengejaran oleh tim gabungan TNI-Polri," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/pascapenyerangan.jpg)