Sosok
Karel Indey, Pelopor Konservasi Penyu di Kampung Yewena Depapre
Karel Indey merupakan salah satu masyarakat kampung, yang memiliki rasa kepedulian terhadap, maraknya perburuan Penyu dan telurnya di Kampung Yewena.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Yewena sebagai kampung konservasi Penyu di Depapre Kabupaten Jayapura, memiliki tokoh pelopor pelestarian Penyu, yakni Karel Indey (65).
Karel Indey merupakan salah satu masyarakat kampung, yang memiliki rasa kepedulian terhadap, maraknya perburuan Penyu dan telurnya di Kampung Yewena.
Kepada Tribun-Papua.com Kamis (30/9/2021), Karel menceritakan awal mula berkeinginan untuk melindungi Penyu.
Baca juga: 42.440 Orang Telah Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Provinsi Papua
"Awalnya di tahun 1995, saya melihat banyaknya masyarakat yang makan telur Penyu, lalu saya minta 3 butir telur, untuk menetaskannya," kata Karel.
Pada saat itu, Karel hanya ingin tahu, apakah telur Penyu dapat menetas, setelah dipindahkan dari liang tempat induknya bertelur.
Dari rasa penasarannya, Ia pun membawa telur tersebut ke rumahnya, yang berdekatan dengan pantai.
Tak disangkanya, beberapa bulan kemudian, tiga butir telur Penyu itu menetas, menjadi tiga Penyu yang mungil dan sehat.
Sejak itu Karel Indey rutin menetaskan telur penyu setiap musim di Kampung Yewena.
"Dari situ, saya mulai tertarik menetaskan telur Penyu, saya mulai mencoba untuk memberikan pemahaman ke masyarakat untuk kurangi mengkonsumsi telur Penyu," jelasnya.
Dari pengetasan yang dilakukan Karel, jenis Penyu Lekang paling banyak dihasilkan.
Karel berkisah, sejak berhasil menetaskan telur Penyu tersebut, ia mengajak keluarganya untuk ikut membantu melestarikan Penyu.
Baca juga: Kronologi KKB Serang Pos Keamanan Distrik Kiwirok, 1 Anggota Tewas dan 2 Polisi Mendapat Luka Tembak
"Kami dapati telur Penyu di Pantai Sawayepa, lalu bawa ke rumah, dan menetaskannya kembali ke pantai itu," ujarnya.
Walaupun sudah berusia senja, tetapi Karel masih rutin memantau titik-titik, yang menjadi spot peneluran Telur Penyu di Pantai Sawayepa.
Hingga kini dirinya bisa menetaskan ratusan ekor telur Penyu Lekang, dan dilepaskannya langsung ke pantai, yang tak begitu jauh dari rumahnya.
Baca juga: Info BMKG: Prakiraan Cuaca dan Tinggi Gelombang di Papua, 30 September 2021
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/30092021-karel-indey-1.jpg)