Kamis, 7 Mei 2026

Kebakaran

Borobudur Manokwari Rawan Bencana, Kepala BPBD Papua Barat: Padat Penduduk

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir mengaku lokasi Borobudur, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari

Tayang:
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Maickel Karundeng
Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Kepala BPBD Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir mengaku lokasi Borobudur, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, masuk daerah rawan bencana.

Derek mengatakan, kawasan Borobudur, Distrik Manokwari Barat, memang masuk wilayah rawan kebakaran.

Baca juga: 8 Warga Padang Pariaman Tewas akibat Bencana, Terkena Banjir Longsor hingga Pohon Tumbang

"Pemukiman di kawasan ini sangat padat oleh penduduk," kata Ampnir, kepada sejumlah awak media, Jumat (1/10/2021).

Selain itu, kesadaran warga yang rendah dalam upaya pencegahan kebakaran dan tidak memaksimalkan penyimpanan bahan bakar.

Baca juga: Kalahkan Sumsel, Pelatih Voli Pantai Putra Papua II Sebut Anak Asuhnya Sempat Ragu

"Pemukiman padat penduduk di Teluk Sawaibu, telah terpetakan oleh kami sebagai lokasi bencana non-alam kebakaran berisiko tinggi di Papua Barat,"ujar Ampnir.

"Kami sudah berulang kali memberikan pemahaman tentang rawan kebakaran di tempat ini, sebab bukan pertama terjadi kebakaran di Borobudur,"katanya.

Sebelumnya, Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan mengatakan, telah terjadi kebakaran yang diperkirakan sekitar pukul 11.30 WIT.

Baca juga: Kesaksian Warga Lihat Wanita Hamil dan Anaknya Dibakar Seorang Pria: Warga Bahu-membahu Padamkan Api

"Rumah yang terbakar sekitar 300, sementara jumlah kepala keluarga (KK) berjumlah 1.300,"ujar Kurniawan, saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Kamis (30/9/2021).

Ia menyebut, untuk penyebab terjadinya kebakaran yang berkembang di masyarakat saat ini ada beberapa.

"Cuman, kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari tim identifikasi,"katanya.

Baca juga: Ibu Dua Anak Sabet Emas Pada Cabor Judo PON XX Papua

Pasca kejadian tersebut, kata Kurniawan, pihaknya sedang melakukan upaya untuk relokasi korban kebakaran.

"Korban kebakaran akan direlokasi di tiga lokasi, seperti gedung KLP, pemukiman masyarakat didekat taman Jokowi,"ujar Kurniawan.

"Untuk korban jiwa nihil, sementara yang material sedang dihitung oleh pihak kelurahan,"katanya.

Baca juga: Terbang ke Papua dan Bermalam di Jayapura, Presiden Jokowi Siap Membuka PON: Sampai Bertemu Besok

Selain itu, untuk kapal motor hingga kini petugas sedang melakukan pendataan.

"Selain 300 rumah, terdapat satu buah masjid pun juga ikut dilahap api," ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya akan terus melakukan pengamanan terkait barang-barang pengungsi di tiga titik.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved