Senin, 13 April 2026

PON XX Papua

Made Rita Raup Medali Emas Untuk Bali Usai Libas Timnas Panjat Tebing Banten

Made Rita Kusuma Dewi, atlet Timnas Panjat Tebing perkuat Provinsi Bali setelah merebut medali emas nomor speed world record perorangan

Penulis: Ri | Editor: Maickel Karundeng
Tribun-Papua.com/Ridwan Abubakar
Pertandingan Cabang Olahraga Panjat Tebing di Kabupaten Mimika 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Ridwan Abubakar

TRIBUN-PAPUA.COM,MIMIKA - Made Rita Kusuma Dewi, atlet Tim Nasional Indonesia Panjat Tebing perkuat Provinsi Bali setelah merebut medali emas nomor speed world record perorangan putri pada PON XX Papua, Jumat (1/10/2021) pagi

Rita mengalahkan rekan setimnya pada durasi waktu 7,01 detik, sementara Rajiah Salsabila hanya bisa menyumbang medali Perak dengan catatan waktu 8,151 detik.

Sementara perunggu di nomor ini diraih oleh Aries Susanti Rahayu atlet panjat tebing Jawa Tengah.

Baca juga: Atlet Sepatu Roda DKI Jakarta Naura Bidik Emas Kelima di Nomor Beregu Time Trial

Desak Made Rita Kusuma Dewi peraih emas dari panjat tebing nomor speed world record perorangan putri Bali bersyukur dan bangga bisa meraih emas.

"Iya untuk pertama kali saya ikuti PON. Sangat senang banget untuk pertama saya mengikuti kejuaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan mendapat emas cukup menjadi kebanggaan bagi saya sendiri," katanya kepada Tribun-Papua.com,Jumat.

Baca juga: Borong 2 Emas PON Papua, Maizir Riyondra Fokus Persiapan SEA Games dan Asian Games

Meski begitu, ia mengakui lawan yang dihadapi adalah rekan sesama pemain pelatnas.

"Lawan dari Banten, teman timnas. Salsabila sangat luar biasa kencang sekali pemanjatan nya berulang kali memecahkan rekor,"ujarnya.

Sementara itu, Pelatih panjat tebing tim PON Bali, Suhardi menjelaskan Desak menjadi tumpuan untuk meraih emas, karena melihat dari catatan waktunya sangat bagus di pelatnas persaingan cukup ketat.

Baca juga: UMKM Kururio Sediakan Souvenir Khas Papua di Venue Takraw

"Ada keuntungan bagi kami, dia mengikuti pelatnas jadi porsi latihan, fasilitas dan lain-lain lebih mendukung dibandingkan kami di daerah yang belum memiliki fasilitas sebaik di pelatnas,"ujar Suhardi.

Meski sudah meraih satu emas dari nomor speed world record perorangan putri, tambah dia, pihaknya berharap dapat meraih nomor lain karena masih memiliki kesempatan.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved