Jumat, 22 Mei 2026

Petani

Genjot Dunia Pertanian, Pemerintah Latih 800 Petani Muda dengan Spesialisasi Tertentu

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, melatih sebanyak 800 orang petani muda di Papua Barat

Tayang:
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
Saat Jokowi meninjau lokasi perkebunan jagung di Kabupaten Sorong, Papua Barat 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, melatih sebanyak 800 orang petani muda di Papua Barat.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, upaya tersebut dimaksudkan guna meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.

Baca juga: Kisah Wanita 19 Tahun Ditalak Suami 10 Kali dan Bayi yang Dikandung Tak Diakui, Kenal Baru Seminggu

Dan harus didorong untuk kualitas petani muda atau milenial.

"Menteri Pertanian bersama tim sudah melatih sebanyak 800 petani muda di Papua Barat," ujar Jokowi, saat berkunjung di Sorong, Senin (4/10/2021).

Ia menargetkan, petani muda untuk Papua Barat, ditargetkan sebanyak 2 ribu untuk mendapat pelatihan serta peningkatan kualitas.

Baca juga: Lihat Alutsista TNI, Presiden Jokowi Bercanda Ajak Iriana Naik hingga Minta Jenderal Andika Menyetir

"Petani muda tersebut dilatih bagaimana menggunakan alat-alat pertanian, guna meningkatkan produktivitas pertanian di Papua Barat," katanya.

Lebih lanjut, kata Jokowi, petani muda juga dilatih bagaimana mengubah sistem tanam dari satu kali setahun, menjadi dua bahkan tiga kali.

Jokowi berharap, petani muda yang dilatih oleh Kementerian Pertamina. Menjadi motor penggerak pertanian di Papua Barat.

Baca juga: PON XX Papua 2021, Tim Sepak Takraw Lolos ke Babak 8 Besar Nomor Double Event

"Sehingga kebutuhan pangan masyarakat Papua Barat, dihasilkan oleh petani di Pulau Papua sendiri,"ujarnya.

Jokowi menambahkan, pemerintah akan memberikan akses modal usaha serta perbaikan irigasi dan infrastruktur pendukung sehingga pertanian Papua Barat berkembang maju.

"Sebab lahan pertanian Papua Barat luas dan daerah tersebut berpotensi menjadi produsen komoditas pertanian di wilayah Indonesia Timur,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved