Manfaat Bayam Merah
Cara Tanam Bayam Merah Menggunakan Metode Hidroponik
Bayam merah adalah salah satu jenis sayuran yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Bayam merah adalah salah satu jenis sayuran yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia.
Hal ini karena bayam memiliki banyak manfaat yang terkandung di dalamnya. Bayam, biasanya tumbuh liar di pinggir jalan. Namun ternyata, bayam juga bisa ditanam secara hidroponik.
Sekadar diketahui, hidroponik merupakan sebuah metode yang digunakan untuk membudidayakan tanaman.
Baca juga: Juliana Klariza, Atlet Angkat Besi Putri dari Jambi Raih Medali Emas di PON XX Papua
Dikutip dari petanidigital, berikut cara menanam bayam merah secara hidroponik.
Pertama, siapkan bahan-bahan berikut.
1. Biji bayam merah varietas unggul
2. Rockwool sebagai media tanam
3. Gergaji besi kecil untuk mengiris rockwool
4. Semprotan air atau sprayer untuk melembabkan rockwool
5. Tusuk sate untuk melubangi rockwool
6. Baki atau nampan untuk meletakkan media tanam
7. Rakit apung dengan sistem sederhana untuk menanam secara hidroponik
Berikut penanaman bayam merah menggunakan metode hidroponik.
Baca juga: Selama 2 Bulan Penghuni Panti Asuhan di Padang Ketakutan, Kawanan Monyet Menyerbu Masuk Tempat Tidur
Potong rockwool dengan ketebalan 2,5 cm kemudian iris memanjang rockwool hingga menjadi 3 bagian dengan kedalaman 1 cm kemudian iris lagi melintang hingga menjadi 6 bagian dengan kedalaman 1 cm.
Selanjutnya, lubangi masing-masing kotak rockwool dengan tusuk sate.
Tempatkan biji bayam merah di dalam lubang.
Masukkan 2 hingga 4 biji bayam merah di setiap lubang. Basahi atau semprot rockwool dengan sprayer hingga lembab, simpan di bawah sinar matahari.
Baca juga: Kepala Minimarket Bobol Toko Sendiri setelah Terlilit Utang dari Pinjol, Total Kerugian Rp 140 Juta
Setelah biji berumur 2 hari, akan tumbuh tunas atak kecambah. Pastikan Anda menjaga rockwool agar tetap lembab sehingga tuna bayam merah dapat tumbuh dan berkembang dengan maksimal.
Ketika berumur 4 sampai 5 hari, benih benih merah akan mulai dilaksanakan daun-daun berukuran kecil.
Pada hari ke-7 hingga ke-8, benih bayam merah dan 2 helai daun yang tadinya sudah bermunculan akan semakin tinggi.
Baca juga: Tolak Naik Kendaraan KONI NTT, Ini Alasan Atlet Peraih Medali Emas PON Papua Pilih Pakai Mobil Pikap
Kapan bayam merah berumur 10 hari dan memiliki 3 sampai 4 helai daun, Anda bisa memisahkan setiap kotak rockwool.
Gunakan pemotong yang tajam untuk media tanam tersebut hingga benar-benar terpisah. Tempatkan rockwool di netpot dengan sumbu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/16062021-bayam-merah.jpg)