Breaking News:

KKB Papua

Fakta Kondisi Prajurit TNI Korban KKB: 3 Bulan Pulih hingga Minta Pindah Tugas ke Jenderal Andika

2 prajurit TNI AD yang menjadi korban kekerasan KKB mendapat perhatian khusus dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Tribunnews/Jeprima
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat menggelar konferensi pers di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Serda Imanuel Wenatubun dan Sertu Juliano Akusrinadi, dua prajurit TNI AD yang menjadi korban kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mendapat perhatian khusus dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Diketahui keduanya merupakan korban kekerasan KKB di Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Saat ini mereka masih menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Baca juga: Jadi Korban KKB di Maybrat, Serda Imanuel dan Sertu Juliano Sempat Alami Trauma Tempur

Baca juga: Serda Imanuel Minta Pindah Tugas seusai Diserang KKB, Ini Respons KSAD Jenderal Andika

Butuh Waktu untuk Pulih

Saat menjenguk kedua prajurit TNI AD itu, Jenderal Andika mengatakan, Serda Imanuel yang terluka pada bagian wajah masih membutuhkan waktu perawatan sekitar 3 bulan untuk kembali pulih.

Hal itu diketahui Andika setelah mendapatkan informasi dari dokter spesialis bedah plastik RSPAD Gatot Soebroto.

Andika mengatakan, rahang atas Imanuel sudah dipasangi titanium, sehingga membutuhkan waktu untuk perawatan tersebut.

Kepada Serda Imanuel, Jenderal Andika meminta agar anak buahnya itu mendengarkan saran dari dokter selama menjalani perawatan hingga pulih nanti.

Lantas, Imanuel yang belum bisa berbicara hanya menatap lekat-lekat Jenderal Andika sembari menganggukkan kepalanya sedikit.

Baca juga: Detik-detik KKB Tembaki Helikopter yang akan Evakuasi Iptu Budi Basra di Bandara Kiwirok

Minta Pindah Tugas Usai Jadi Korban KKB

Setelah itu, KSAD Andika meminta Praka Deni, kakak dari Serda Imanuel untuk membacakan pesan adiknya untuk sang jenderal.

Adapun dalam pesannya, Serda Imanuel memohon kepada Jenderal Andika agar setelah peristiwa yang menimpanya ini, ia kembali ditugaskan di tempat asalnya, yaitu di Kota Manokwari.

Jenderal Andika kemudian mengabulkan permohonan tersebut sambil mengusap kepala Imanuel yang sedang terbaring.

"Mudah, boleh. Hadiah untuk Imanuel. Setelah selesai (perawatan) langsung di situ," kata Andika dikutip dalam tayangan Youtube TNI AD 60 Detik pada Rabu (6/10/2021).

Baca juga: Jenguk Anggota yang Terluka Diserang KKB, Listyo Sigit Berterima Kasih hingga Usulkan Naik Pangkat

Berharap Sembuh 100 Persen

Selain menengok Serda Imanuel, Jenderal Andika juga menyempatkan diri menjenguk Sertu Juliano yang mengalami cedera pada bagian kaki.

Jenderal Andika berharap Juliano bisa lekas sembuh dan segera pulih 100 persen.

"Oke Juliano. Cepat sembuh. Tapi saya yakin Juliano pasti akan bisa pulih 100 persen. Itu tugasnya saat ini. Tidak ada lain. Harus sembuh 100 persen," kata Andika yang kemudian dijawab siap oleh Juliano.

Berdasarkan informasi, Juliano juga mendapat hadiah dari Andika untuk ditempatkan di daerah asalnya setelah pulih.

Kondisi Baik

Dokter pendamping kedua prajurit tersebut, Lettu CKM dr Fachrul, mengatakan, secara umum kondisi kedua pasien tersebut baik.

"Cuma memang yang namanya trauma tempur pasti ada, trauma psikologis ya. Cuma sudah ditangani dan hasilnya baik," kata Fachrul.

Sebelumnya, peristiwa penyerangan terhadap Imanuel dan Juliano terjadi di Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada Kamis (2/9/2021) dini hari lalu.

Dalam penyerangan tersebut, empat prajurit TNI AD yakni Lettu Chb Dirman, Serda Ambrosius Apri Yudiman, Praka Muhammad Dhirhamsyah, dan Pratu Sul Ansyari Anwar gugur.

(*)

Berita Papua lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul Fakta Kondisi Prajurit TNI Korban KKB hingga Jenderal Andika Kabulkan Permintaan Pindah Tugas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved