Senin, 18 Mei 2026

Dipicu Serempetan Kedaraan, Warga 2 Desa Ini Saling Serang, Seorang Bocah Luka Terkena Anak Panah

Bentrok antar desa terjadi di Kelurahan Waiwerang Kota, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tayang:
Istimewa
Pasukan BKO Kodim 1624 diterjunkan ke lokasi konflik antarwarga Desa Saosina dan Wotan, Kelurahan Waiwerang Kota, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur. Foto pasukan BKO saat tiba di kantor Koramil 1624-02 Adonara, Kamis (7/10/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Bentrok antar desa terjadi di Kelurahan Waiwerang Kota, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (7/10/2021).

Warga dua desa yang saling serang ini yakni berasal dari Desa Saosina dengan Desa Wotan.

Peristiwa itu bermula dari serempetan kendaraan yang terjadi di Pelabuhan Waiwerang.

"Awalnya kendaraan seorang warga Saosina setelah menjemput anaknya di Pelabuhan Waiwerang menyerempet seorang warga Wotan. Akibatnya, warga Wotan langsung mengejar kendaraan tersebut," jelas seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.

Baca juga: Kronologi 4 Penambang Emas Tewas di Lubang Galian sedalam 17 Meter, Ini Penyebabnya

Baca juga: Seusai Warga Adakan Selawat, Bocah 5 Tahun yang Hilang Ditemukan Tidur di Sumur Sedalam 12 Meter

Di depan Kantor Kecamatan Adonara Timur, lanjut dia, warga Wotan tersebut langsung memukul warga Saosina.

Setelah itu pihak korban, melaporkan ke pihak keluarganya yang berada di Desa Saosina.

Mendapat informasi itu, warga Saosina langsung menyerang Desa Wotan dengan membawa senjata tajam seperti, parang, busur dan tombak.

Akibatnya bentrok fisik pun tidak terhindarkan.

Waka Polres Flotim, Kompol Jance Seran mengatakan, konflik tersebut bukan perang tanding, juga bukan tawuran.

Anggota Polsek Adonara Timur, Aiptu Thomas Boli menjadi korban bentrokan antarwarga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Kamis (7/10/2021).
Anggota Polsek Adonara Timur, Aiptu Thomas Boli menjadi korban bentrokan antarwarga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Kamis (7/10/2021). (Tribun Flores/Amar Ola Keda)

Namun, perkelahian perorangan yang menyulut bentrok antar warga menggunakan senjata tajam.

"Bukan tawuran atau perang tanding, itu tidak benar. Tapi karena ketersinggungan perseorangan saja," katanya.

Baca juga: Hampiri Suara Minta Tolong dari Dalam Gorong-gorong, Tukang Galon Ini Tewas Bersama 2 Orang Lainnya

Ia menambahkan, guna mengantisipasi bentrok susulan, Polres Flotim sudah menerjunkan pasukan ke lokasi kejadian.

"Situasi sudah kondusif. Kita sudah terjunkan 30 personel dari Polres juga Polsek Adonara Timur dan Adonara Barat," tandasnya.

Dalam peristiwa itu, seorang anggota Polsek Adonara Timur, Aiptu Thomas Boli dan seorang anak di bawah umur dari Wotan, Idham Ahmad menderita luka-luka.

Thomas Boli Laot, terkena panah di kaki sebelah kanan setelah mencoba melerai pertikaian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved