Dipicu Serempetan Kedaraan, Warga 2 Desa Ini Saling Serang, Seorang Bocah Luka Terkena Anak Panah
Bentrok antar desa terjadi di Kelurahan Waiwerang Kota, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
TRIBUN-PAPUA.COM - Bentrok antar desa terjadi di Kelurahan Waiwerang Kota, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (7/10/2021).
Warga dua desa yang saling serang ini yakni berasal dari Desa Saosina dengan Desa Wotan.
Peristiwa itu bermula dari serempetan kendaraan yang terjadi di Pelabuhan Waiwerang.
"Awalnya kendaraan seorang warga Saosina setelah menjemput anaknya di Pelabuhan Waiwerang menyerempet seorang warga Wotan. Akibatnya, warga Wotan langsung mengejar kendaraan tersebut," jelas seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.
Baca juga: Kronologi 4 Penambang Emas Tewas di Lubang Galian sedalam 17 Meter, Ini Penyebabnya
Baca juga: Seusai Warga Adakan Selawat, Bocah 5 Tahun yang Hilang Ditemukan Tidur di Sumur Sedalam 12 Meter
Di depan Kantor Kecamatan Adonara Timur, lanjut dia, warga Wotan tersebut langsung memukul warga Saosina.
Setelah itu pihak korban, melaporkan ke pihak keluarganya yang berada di Desa Saosina.
Mendapat informasi itu, warga Saosina langsung menyerang Desa Wotan dengan membawa senjata tajam seperti, parang, busur dan tombak.
Akibatnya bentrok fisik pun tidak terhindarkan.
Waka Polres Flotim, Kompol Jance Seran mengatakan, konflik tersebut bukan perang tanding, juga bukan tawuran.
Namun, perkelahian perorangan yang menyulut bentrok antar warga menggunakan senjata tajam.
"Bukan tawuran atau perang tanding, itu tidak benar. Tapi karena ketersinggungan perseorangan saja," katanya.
Baca juga: Hampiri Suara Minta Tolong dari Dalam Gorong-gorong, Tukang Galon Ini Tewas Bersama 2 Orang Lainnya
Ia menambahkan, guna mengantisipasi bentrok susulan, Polres Flotim sudah menerjunkan pasukan ke lokasi kejadian.
"Situasi sudah kondusif. Kita sudah terjunkan 30 personel dari Polres juga Polsek Adonara Timur dan Adonara Barat," tandasnya.
Dalam peristiwa itu, seorang anggota Polsek Adonara Timur, Aiptu Thomas Boli dan seorang anak di bawah umur dari Wotan, Idham Ahmad menderita luka-luka.
Thomas Boli Laot, terkena panah di kaki sebelah kanan setelah mencoba melerai pertikaian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/pasukan-bko-kodim-1624-diterjunkan-ke-lokasi-konflik-antarwarga-desa-saosina-dan-wotan.jpg)