Aniaya Anak karena Tak Dapat Uang saat Ngemis, Ibu Muda di Palembang: Kalau Gak Begini, Gak Makan

Seorang ibu muda di Palembang, Sumatera Selatan inisial OK (21)  ditangkap oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)
OK (21) ibu muda yang tega memukuli putranya sendiri lantaran tak mendapatkan uang dari hasil mengamen dan menjual tisu ketika berada di Polrestabes Palembang, Senin(11/10/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang ibu muda di Palembang, Sumatera Selatan inisial OK (21)  ditangkap oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang, Senin (11/10/2021).

Hal ini karena ia tega menganiaya putra kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun lantaran tak mendapatkan uang dari hasil mengamen dan menjual tisu di jalan.

Tersangka OK mengatakan, putranya inisial DM itu selalu ia minta untuk mengamen dan menjual tisu di sekitar perempatan lampu merah simpang Rumah Sakit Charitas Palembang.

Baca juga: Viral Video Laki-laki Bercadar Salat di Saf Wanita, Seorang Jamaah Curiga Dengar Suaranya

Baca juga: 2 Oknum Polisi Ditangkap setelah Sekongkol Jual SIM B Rp 1,8 Juta per Lembar, Harga Asli Rp 120 Ribu

Dalam sehari, DM pun menyetorkan uang kepada OK mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 60.000.

Namun, sejak beberapa hari terakhir DM tak memberikan uang kepada OK hingga membuat pelaku marah dan memukuli anaknya tersebut.

"Sudah lebih setahun anaka saya itu mengamen. Biasanya ini kasih duit tapi kemarin nggak ,jadi saya kesal dan pukuli. Karena uang itu juga untuk kebutuhan kami," kata OK saat berada di Polrestabes Palembang.

 

OK mengaku terpaksa menyuruh putranya tersebut turun ke jalan untuk mencari uang. Sebab, ia tak memiliki pekerjaan yang pasti untuk memenuhi kehidupannya.

"Kalau tidak begini kami nggak makan,"ujarnya.

Kepala Unit (Kanit) PPA Satreskrim Polrestabes Palembang  Iptu Fifin Sumailan mengatakan, penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka OK itu sebelumnya sempat viral di media sosial.

Sehingga, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menangkap OK.

Baca juga: Temannya Dinikahkan dengan Tokoh Agama, Siswi SMP di Maluku Gelar Aksi Tolak Pernikahan Dini

"Motif penganiayaan itu karena korban tak menyetorkan uang ke pelaku. Keduanya merupakan ibu dan anak," kata Fifin kepada wartawan.

Fifin menjelaskan, kondisi DM yang dianiaya oleh ibu kandungnya itu mengalami tekanan psikis.

Sehingga, mereka pun akan memberikan pendampingan termasuk psikater untuk korban.

Selain itu, penyidik juga akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial kota Palembang terkait kondisi tersebut.

"Nantinya juga akan dilihat apakah nanti korban kita titipkan kepada neneknya atau dinas sosial, sekarang kami masih melakukan koordinasi,"ujarnya.

Atas perbuatannya pelaku terancam dikenakan Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan hukuman penjara di atas 5 tahun.

(*)

Berita daerah lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ibu Paksa Anak 6 Tahun Mengemis di jalan, Dianiaya Saat Tak Dapat Uang"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved