Selasa, 28 April 2026

Jadi Penentu Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020, Ini Kata Jonatan Christie

Indonesia menang mutlak di Final Piala Thomas 2021 setelah mengandaskan perlawanan China lewat skor 3-0 di Denmark.

Tangkapan layar laman resmi Vidio.com
Ceremony penyerahan gelar juara Piala Thomas 2021 kepada indonesia setelah mengalahkan China pada partai final dengan skor 3-0 yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Indonesia menang mutlak di Final Piala Thomas 2021 setelah mengandaskan perlawanan China lewat skor 3-0 di Denmark.

Sosok Jonatan Christie, menjadi penentu keberhasilan Indonesia meraih gelar Juara Piala Thomas 2021, Minggu (17/10/2021).

Sebelumnya Tim Merah Putih terlebih dahulu mengamankan dua kemenangan melalui Anthony Sinisuka Ginting dan Fajar Alfian/M Rian Ardianto.

Beban berat berada di pundak Jojo (panggilan Jonatan Christie) yang turun di pertandingan ketiga.

Baca juga: Taufik Hidayat Berang Saat Indonesia Juarai Piala Thomas 2021: Bendera Merah Putih Tak Ada?

Baca juga: Kemenpora Dihujat, Buntut Tak Ada Bendera Merah Putih di Thomas Cup 2020 meski Indonesia Juara

Para atlet bulutangkis Indonesia merayakan kemenangannya setelah menjuarai turnamen beregu putra Piala Thomas di Aarhus, Denmark, pada 17 Oktober 2021.
Para atlet bulutangkis Indonesia merayakan kemenangannya setelah menjuarai turnamen beregu putra Piala Thomas di Aarhus, Denmark, pada 17 Oktober 2021. (Claus Fisker / Ritzau Scanpix / AFP)

Tugas tak mudah disandang Jojo, mengingat jika ia menelan kekalahan maka China masih memiliki asa untuk membalikkan kedudukan.

Namun Jojo berhasil memutus asa pamungkas wakil China dengan mengandaskan perlawanan Li Shifeng lewat drama tiga gim, 21-14,18-21, dan 21-14.

Pasca-laga, Jojo memberikan komentar bagaimana perasaannya berhasil menyelesaikan tugas yang ia emban sebagai penentu kemenangan skuat Merah Putih.

"Terima kasih Tuhan, tanpa dia saya bukan apa-apa. Saya juga ingin berterima kasih kepada fans Indonesia, di rumah dan di stadion ini. Saya bangga menjadi orang Indonesia," terang Jonatan Christie, seperti yang dikutip dari twitter Badmintontalk.

Baca juga: Bendera Merah Putih Tak Bisa Berkibar meski Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Ini Alasannya

Lebih lanjut, pebulutangkis rangking tujuh dunia ini menyebut bahwa menjadi juara Piala Thomas merupakan capaian prestis bagi dirinya.

Ia juga menyebut bantuan yang diberikan oleh Ginting dan Fajar/Rian untuk menambah dirinya semakin percaya diri ketika menghadapi tunggal putra China.

Jonatan Christie dari Indonesia memukul ke Loh Kean Yew Singapura dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis tunggal putra selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 28 Juli 2021.
Jonatan Christie dari Indonesia memukul ke Loh Kean Yew Singapura dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis tunggal putra selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 28 Juli 2021. (Alexander NEMENOV / AFP)

"Saya harus berterima kasih kepada Anthony Ginting untuk 1-0 dan Fajar dan Rian untuk memimpin 2-0 jadi saya sedikit lebih percaya diri."

Ini jadi gelar Piala Thomas pertama buat Indonesia sejak 2002 silam.

Kala itu, tim bulutangkis putra Indonesia menang 3-2 atas Malaysia di Guangzhou, China.

Gelar juara di Denmark kali ini sekaligus menambah koleksi Indonesia di Piala Thomas menjadi 14 titel.

Tim Merah Putih unggul dari China yang mengoleksi 10 gelar juara.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved