Pendulang Emas Liar di Mimika Kena Rekoset Akan Dirujuk ke Jakarta
Kali Kabur adalah wilayah bantaran sungai yang hulunya pegunungan Bintang dan bermuara di Portsite, pelabuhan khusus Freeport di Timika.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Thamzil Thahir
1. KRONOLOGIS: 50 Pendulang Emas Tradisional Disweeping, Aparat Gabungan Dibagi 3 Kelompok
INSIDEN KALIKABUR - Ratusan aparat gabungan TNI-Polri dan security internat PT Freeport meredam aksi blokade jalan di Mile 72, Mimika, Papua, Sabtu (16/10/2021). Insiden sudah terkendali.
50 Pendulang Emas Tradisional Disweeping, Aparat Gabungan Dibagi 3 Kelompok
Adapun kronologis kejadiannya bermula pada pukul 09.00 WIT, Sabtu lalu, Iptu Manase Sayori, Kapolsek Tembagapura menggelar apel dan pengarahan kepada personelnya terkait agenda sweeping yang menyasar warga non karyawan.
Personel yang terlibat sweeping dibagi menjadi 3 tim, yaitu Tim 1 Mandalika Bench 5, Tim 2 Mandalika Bench 6, dan Tim 3 Mandalika Bench.
Setelah pembagian, aparat gabungan bergerak menuju wilayah sasaran operasi.
Personel yang dilibatkan adalah 1 Pleton Satgas Amole Brimobda Sumatera Utara (Sumut) dipimpn Iptu Rudi selaku Danki Satgas Amole Brimob Sumut.
Selan itu melibatkan 2 Regu Satgas Amole Brimobda Aceh yang dipimpin AKP Rizki Julianda Putera Buna, S.Ik selaku Danki Satgas Amole Brimobda Aceh.
Lainnya, 1 Regu Brimob Den B Timika dipimpin Iptu Amin, Iptu Manase Sayori, Kapolsek Tembagapura.
Juga melibatkan 2 Personel Koramil 1710-04/ Tembagapura, 3 Personel Satgas Elang BIN, perwakilan tim BAIS TNI, 5 personel JDA.
Termasuk diikuti 18 Personel SRM (Security Risk Managament) yang dipimpin Ramang Mokodompit.
Seketika melihat aparat gabungan menyasar area Kali Kabur Mile 72, para warga non karyawan memilih melarikan diri dari camp hunian.
Mirisnya, ada warga yang melakukan perlawanan, yakni melempari aparat dengan batu menggunakan ketapel.
Aksi warga non karyawan mengharuskan aparat keamaan membalas dengan tembakan peringatan sebanyak 6 kali ke udara.
Sekira pukul 10.00 WIT, aparat gabungan mendatangi camp-camp warga non karyawan lantas memusnahkan camp juga peralayan mendulang seperti papan triplek, selang dan pipa.