Bintang Kejora Berkibar di Manokwari
Lama Tak Terlihat, Bintang Kejora Kembali Berkibar di Bumi Manokwari
Bendera Bintang Kejora biasanya digunakan oleh pendukung Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan militan pro-kemerdekaan lain di Papua.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Bintang Kejora digunakan untuk wilayah Nugini Belanda dari 1 Desember 1961 hingga 1 Oktober 1962 ketika wilayah ini berada di bawah pemerintahan Otoritas Eksekutif Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNTEA).
Kini, bendera ini biasanya digunakan oleh pendukung Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan militan pro-kemerdekaan lain di Papua.
Baca juga: Bintang Kejora Berkibar, Kapolres Manokwari Instruksikan Personil Kejar Pelaku
Dikutip dari laman Wikipedia, berdasarkan UU Otonomi Khusus Papua, diratifikasi pada tahun 2002, bendera bintang kejora dapat dikibarkan di Papua selama bendera Indonesia juga dikibarkan dan lebih tinggi dari bendera Bintang Kejora.
Bendera ini terdiri dari sebuah pita vertikal merah di sepanjang sisi tiang, dengan bintang putih berujung lima di tengahnya.
Sejarah mencatat, Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, pernah membolehkan Bintang Kejora berkibar di tanah Papua.
Saat itu, Gus Dur pun pernah menggelar forum di jayapura dengan mengundang sejumlah perwakilan elemen masyarakat dan dihadiri oleh banyak warga.
Dalam pertemuan tersebut, Gus Dur menajawab semua pertanyaan, termasuk mengembalikan nama Papua yang selama rezin Orde baru diganti dengan Irian jaya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Bendera Bintang Kejora Berkibar di Tower Telkomsel Gunung Meja Manokwari
Bintang Kejora terakhir kali terlihat di halaman kantor Gubrnur Papua saat demonstrasi rasisme yang berujung kerusuhan di sejumlah kota besar di Provinsi Papua maupun Papua Barat.
Keberadaan Bintang Kejora pada medio 2019 lalu ini mengudara setelah 15 tahun tak terlihat.
Kini, Bintang Kejora tersebut berkibat di langir Papua Barat, tepatnya di tower Telkomsel Gunung Meja, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari.
Baca juga: Bendera Bintang Kejora Berkibar di Manokwari, Polisi Dalami Motifnya
Keberadaan Bintang Kejora tersebut pun ditelusuri oleh aparat kemananan, dalam hal ini pihak Kepolisian setempat.
"Anggota masih mencari, informasi siapa pelaku yang mengibarkan bendera," kata Kapolres Manokwari AKBP Dadang Kurniawan, kepada sejumlah awak media, Selasa (19/10/2021).
"Namanya kalau mengibarkan bendera diluar negara kita, pasti ada orang-orang yang bersebrangan,"
Kurniawan menegaskan, pihaknya mengejar pelaku yang mengibarkan bendera Bintang Kejora di tower Telkomsel itu.
Kasat Reskrim Polres Manokwari, Iptu Arifal Utama mengatakan, pihaknya akan mendalami motif dari kasus pengibaran Bendera Bintang Kejora di Gunung Meja, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/19102021-bintang_kejora-1.jpg)