Breaking News:

Papua Terkini

Sejak 2018, OJK Melalui SWI Telah Memblokir 3.516 Situs Pinjol Ilegal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas Waspada Investasi (SWI) mencatat, sejak 2018 hingga saat ini, telah memblokir sebanyak 3.516 aplikasi.

Penulis: Nadila Larajina | Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Kepala Kantor OJK Provinsi Papua dan Papua Barat, Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas Waspada Investasi (SWI) mencatat, sejak tahun 2018 hingga saat ini, telah memblokir sebanyak 3.516 aplikasi atau situs Pinjaman Online (Pinjol) ilegal.

Faktor pendorong maraknya pinjol ilegal yaitu kemudahan akses, kesulitan pemberantasan, tingkat literasi yang masih rendah, dan adanya kebutuhan yang mendesak," kata Kepala Kantor OJK Provinsi Papua dan Papua Barat, Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak, Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Bertanding di Peparnas XVI, Squad Judo Blame Papua Minta Doa dan Dukungan

OJK mencatat, sejak 2019 hingga 2021, OJK telah menerima pengaduan sebanyak 19.711 pengaduan dengan rincian 9.270 pelanggaran berat dan 10.441 pelanggaran ringan/sedang.

Kantor OJK Provinsi Papua dan Papua Barat, sepanjang 2021, telah menerima 45 pengaduan tekait Pinjol.

Berdasarkan data pada (15/10/2021) yang dirilis OJK, terdapat 107 Pinjol yang terdaftar dan berizin di OJK.

Di Provinsi Papua, per Agustus 2021, terdapat 29.449 entitas penerima pinjaman dari Pinjol dengan jumlah penyaluran mencapai Rp26,58 miliar.

Adapun di Provinsi Papua Barat terdapat 12.698 entitas penerima pinjaman dari Pinjol dengan jumlah penyaluran senilai Rp11,68 miliar.

Baca juga: Sedang Erupsi Gunung Ile Lewotolok Jadi Tempat Favorit Siswa SMP di NTT untuk Ujian Online

Fintech P2P Lending atau lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Pinjol (Pinjaman Online) adalah Layanan pinjam-meminjam uang secara langsung antara kreditur/lender (pemberi pinjaman) dan debitur/borrower (penerima pinjaman) berbasis teknologi informasi.

Pinjol ini memiliki beberapa keunggulan diantaranya proses yang cepat, persyaratan yang mudah, serta tidak terbatas waktu dan tempat. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved