Breaking News:

KKB Papua

Setelah Lihat PON Sukses di Papua, KKB Yapen Putuskan Gabung NKRI

Kesuksesan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua menyentuh kesadaran anggota KKB Kabupaten Kepulauan Yapen,Papua

Editor: Musa Abubar
korem173-tniad.mil.id
Anggota KKB Papua di Kepulauan Yapen Menyerah dan kembali ke NKRI. 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Kesuksesan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua menyentuh kesadaran anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Distrik Angkaisera dan Distrik Yapen Utara, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Mereka memutuskan kembali setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menyerahkan 6 pucuk senjata rakitan beserta amunisinya kepada aparat.

Penyerahan pucuk senjata berlangsung di Aula Kodim 1709/Yawa, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan dan Dandim 1709/Yawa Letkol Inf Leon Pangaribuan menerima langsung.

Baca juga: Ruas Jalan Lubang dan Becek, Pengemudi Kendaraan Pilih Gunakan Bahu Jalan

Danrem 173/PVB mengatakan, dua anggota KKB Papua itu menyerahkan 6 pucuk senjata api rakitan.

Enam pucuk senjata itu terdiri dari 4 pucuk laras panjang, 2 pucuk laras pendek (pistol), 97 butir munisi, 1 buah HT, 4 lembar bendera bintang kejora dan beberapa dokumen.

Mereka tergerak untuk menyerah dan kembali ke pangkuan ibu pertiwi setelah melihat keseriusan Pemerintah Indonesiamembangun Papua dan ditambah pelaksanaan PON dan fasilitasnya cukup megah.

Baca juga: Link Live Streaming Persipura Jayapura Vs Persik Kediri di Liga 1: Hari Ini, Kamis 21 Oktober 2021

“Sebenarnya mereka sudah begitu lama menyimpan senjata beserta amunisi ini, sebab mereka itu beranggapan Papua akan merdeka,"katanya.

Namun setelah melihat pembangunan dan penyelenggaraan PON di Papua, kata dia, mereka yakin inilah yang benar bahwa Papua sebenarnya dibawah bingkai NKRI.

“Selain itu, penyerahan diri kedua simpatisan ini juga karena ingin mendapatkan kehidupan yang tenang dan tanpa dibayang-bayangi oleh kejaran aparat keamanan,"ujarnya.

Baca juga: FPPD : Pemilihan Sekda Papua Bukan Jabatan Politik

Penyerahan diri kedua simpatisan ini juga merupakan hasil dari upaya komunikasi yang baik dari Kodim 1709 Yawa dan jajarannya beserta seluruh pihak

Lanjut dia, ini adalah keberhasilan dan terobosan yang dilakukan tanpa memerlukan letusan senjata dan pengejaran aparat keamanan.

Danrem juga meminta kepada Pimpinan TPN/OPM Wilayah Saireri Fernando Worabai bersama para pengikutnya yang masih berseberangan dengan NKRI untuk segera kembali ke pangkuan NKRI.

Baca juga: Ramalan Zodiak, Kamis 21 Oktober 2021: Virgo Energi Positif, Aquarius Lupakan Kekhawatiran

"Kami terbuka untuk saudara kami fernando Worabai meskipun berbeda pendapat dan idiologi, maka kami imbau untuk kembali ke NKRI dan kita ciptakan suasana kamtibmas yang kondusif demi masa depan generasi muda dan juga percepatan pembangunan yang saat ini sedang berjalan diwilayah ini, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat Yapen akan tersosialisasikan,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved