Persipura
Masa Kejatuhan Persipura, Karma Lepas Sang Legenda Boaz Solossa?
Persipura benar-benar sedang dalam keterpurukan mendalam, kini Barito Putera yang menghancurkan perjuangan Mutiara Hitam.
Penulis: Arni Hisage | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Persipura benar-benar sedang dalam keterpurukan mendalam, kini Barito Putera yang menghancurkan perjuangan Mutiara Hitam dengan skor tipis 1-0, Senin (26/10/2021).
Yang lebih mengherankan adalah status Barito Putera juga adalah tim dari zona degradasi layaknya Mutiara Hitam.
Bahkan, Laksar Antasari berhasil memecahkan rekor tak pernah menang dari klub asal Bumi Cenderawasih itu dalam lima tahun terakhir.
Baca juga: Ini Strategi Bertahan ala Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda di Bawah Gempuran KKB Papua
Hal tersebut tentu menyakiti perasaan para pendukung setia Persipura.
Kritik tajam atas kinerja anak asuh Jacksen F Tiago hingga kebijakan manajemen Persipura jadi sorotan utama.
Seluruh kritik tersebut bermuara pada satu topik hangat, yakni karma Persipura Jayapura dengan melepas dua legenda yang telah mengabdi belasan tahun untuk klub.
Khususnya usai manajemen mengeluarkan idola masyarakat Papua, Boaz Solossa.
Legenda sepakbola Indonesia itu padahal telah mengabdikan diri dalam klub selama 16 musim lamanya.
Tiga dari empat bintang diatas logo Persipura Jayapura tak dapat dilepaskan dari nama Boaz Solossa.
Jurnalis Tribun-Papua.com menelusuri akun instagram resmi klub @persipura1963 dan menemukan ribuan komentar pedas dari para suporter atas trend negatif Persipura.
Baca juga: Raih Emas PON XX, Farrel Armandio Tangkas Jadi Inspirasi Perenang Muda Papua
"Hahahahhh apalagi admin mau kasih semangat apa lagi? Buang legenda dan sekarang dapat karmanya kan tobat sudah main di liga 2 sana kalo perlu bubar satu kali," tulis @sumbiri_yosua alam akun instagram klub.
"Admin tidak tahu malu, manajemen yang buang legend, kaka Boaz sama Tinus Pae,” jelas @salehmarshelino.
“Wee admin kenapa diam terus. Keputusan su salah to Harusnya manajemen busuk ini yg Rombak akan," sambung akun @@salehmarshelino.
Publik sepakbola Papua layak kecewa, klub tersukses dalam sejarah Liga Indonesia itu tidak sedang baik-baik saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/09072021-boaz-solossa-pamit-2.jpg)