Breaking News:

Tes PCR

Pemerintah Siap Berlakukan Tes PCR di Semua Moda Transportasi

Syarat wajib tes polymerase chain reaction atau PCR akan ditetapkan Pemerintah di semua moda transportasi.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Bandara Theys Eluay Sentani Jayapura kembali mengadakan pelayanan RT PCR bagi calon penumpang pesawat, Senin (11/10/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Syarat wajib tes polymerase chain reaction atau PCR akan ditetapkan Pemerintah di semua moda transportasi.

Hal itu dilakukan guna mencegah kenaikan kasus positif Covid-19

Diketahui, tes PCR sejauh ini hanya diberlakukan untuk para calon penumpang pesawat udara.

Apabila memungkinkan, syarat PCR harus diperluas untuk moda lainnya seperti kereta api, transportasi darat, dan angkutan laut. 

Baca juga: 186 Pasien Covid-19 di Papua Masih Dalam Perawatan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pemberlakukan tes PCR untuk semua moda transportasi bisa dilakukan jelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

"Secara bertahap penggunaan tes PCR akan juga diterapkan pada transportasi lainnya selama dalam mengantisipasi periode Nataru," kata Luhut dikutip Tribun-Papua.com dari laman Kompas, Selasa (26/10/2021).

Dikatakan, agar tidak terlalu membebani masyarakat yang melakukan mobilisasi, maka pemerintah akan berupaya agar harga tes PCR bisa diturunkan lagi menjadi Rp 300.000. 

"Mengenai hal ini arahan Presiden agar harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp 300.000 dan berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," ujarnya.

Soal banjir kritik terkait kebijakan PCR yang dianggap memberatkan penumpang pesawat udara, terang Luhut, bahwa syarat bepergian tersebut diberlakukan karena adanya kenaikan kasus di banyak negara. 

Menurut Luhut, banyak negara-negara dengan tingkat vaksinasi yang tinggi, namun angka penularannya juga terbilang tinggi.

Baca juga: 1.217 Orang Meninggal Akibat Corona di Papua Hingga 24 Oktober 2021

Sehingga pemerintah dirasa perlu mewajibkan tes PCR untuk penumpang pesawat.

"Sekali lagi saya tegaskan, kita belajar dari banyak negara yang melakukan relaksasi aktivitas masyarakat dan protokol kesehatan, kemudian kasusnya meningkat pesat," ucap Luhut.

"Meskipun tingkat vaksinasi mereka jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia. Contohnya seperti Inggris, Belanda, Singapura dan beberapa negara Eropa lainnya," kata dia lagi.

Baca juga: 22 Daerah di Papua Nol Kasus Harian Covid-19, Termasuk Kota Jayapura

Luhut menegaskan, alasan kewajiban penggunaan tes PCR bagi calon penumpang transportasi pesawat, yakni untuk menyeimbangkan relaksasi yang dilakukan pada aktivitas masyarakat, terutama pada sektor pariwisata.

Meskipun kasus Covid-19 secara nasional saat ini sudah menurun, namun pemerintah belajar dari pengalaman negara lain untuk tetap memperkuat 3T (testing, tracing, treatment) dan 3M supaya kasus tidak kembali meningkat, terutama menghadapi periode libur Natal dan Tahun Baru. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved