Senin, 13 April 2026

Natal & Tahun Baru

Lagi, Warga Kota Jayapura Rayakan Natal di Tengah Pandemi 

Tentunya sejumlah aktivitas seperti ibadah, kerja dan berlibur harus dibatasi guna menekan lonjakan angka kasus terpapar Corona.

Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Patricia Bonyadone
Suasana penjualan pohon natal di Saga Mall Abepura, Kota Jayapura, Rabu (27/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tak terasa pandemi Covid-19 di Indonesia hampir beranjak dua tahun, setelah virus ini dinyatakan masuk pada awal 2020 lalu.

Tentunya sejumlah aktivitas seperti ibadah, kerja dan berlibur harus dibatasi guna menekan lonjakan angka kasus terpapar Corona.

Namun, apa jadinya bila perayaan natal kembali harus dilakukan di tengah situasi pandemi saat ini.

Baca juga: Daftar HP yang Tak Bisa Menggunakan WhatsApp per 1 November 2021, Cek Selulermu

Pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMD) Marice Komber (39), sedang melakukan swafoto di antara hiasa natal.
Pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMD) Marice Komber (39), sedang melakukan swafoto di antara hiasa natal. (Tribun-Papua.com/Tirza Bonyadone)

Satu di antara pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Jayapura, Marice Komber (39), mengakui tak ada masalah meski tak secara bebas merayakan natal tahun ini.

"Ya saya harap tentunya ini tidak mengurangi sukacita dan semangat masyarakat, khususnya umat Kristiani di Kota Jayapura," ujarnya saat diwawancarai Tribun-Papua.com, Jumat (29/10/2021).

Marice mengatakan, momen natal hanya dirayakan setahun sekali, jangan sampai kita tidak bahagia untuk menyambut bulan Desember nanti.

Baca juga: Dana Hibah Rp 7 Miliar Dikorupsi, Ketua KPA Papua Ditahan Jaksa di Sel Brimob

"Sebagai umat kita tetap merayakan natal dan tahun baru, karena ini merupakan moment khusus jadi jangan terkendala dengan Covid-19," kata wanita asal Fakfak, Papua Barat tersebut.

Meski begitu, Ice sapaan akrabnya berharap, hari raya harus tetap dijalani sesuai protokol kesehatan yang ada.

Baca juga: Pembayaran Transportasi PON XX Papua Belum Beres, 525 Sopir Rental Demo

"Kita harus bisa merespon perayaan natal ini dengan bijak, prokes harus tetap dilaksanakan dengan baik karena tinggal sebulan lagi," tandasnya. (*)  

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved