Fakta Perahu Penyeberangan Sungai Bengawan Solo Terbalik, Dihantam Arus hingga Kisah Korban Selamat
Sebanyak 7 orang berhasil selama dari perahu penyeberangan Sungai Bengawan Solo yang terbalik.
Sesampainya di tepian Sungai Bengawan Solo, ia dibantu penambang pasir yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
"Waktu perahu terbalik, saya berusaha berenang sekuat tenaga agar tidak tenggelam," kata Sarmuji, saat berada di Puskesmas Rengel.
Baca juga: 2 Siswa yang sempat Adu Mulut dan Tantang Kapolsek Minta Maaf, Proses Hukum Tetap Berlanjut
Sarmuji awalnya hendak berangkat bekerja proyekan di Kecamatan Baureno, Bojonegoro melalui penyeberangan Kanor-Rengel untuk mempercepat perjalanannya.
Ia tak mengira, peristiwa nahas itu menimpanya di tengah perjalanan, perahu yang ditumpanginya tiba-tiba terbalik dan seluruh penumpang hanyut.
"Saya tidak mengira ini terjadi, Alhamdulillah saya bisa selamat," jelasnya.
Sementara, hingga saat ini para penumpang yang berhasil selamat dari peristiwa nahas tersebut sebanyak 10 orang, dan diperkirakan masih ada 7 orang yang masih hilang.
"Proses pencarian masih berlangsung dan hingga saat ini korban selamat ada sebanyak 10 orang," kata Kompol Budi Santoso, Kabag Ops Polres Tuban, kepada Kompas.com, Rabu.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Perahu Penyeberangan Sungai Bengawan Solo Terbalik di Tuban, Belasan Penumpang Hanyut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/petugas-sar-gabungan-melakukan-proses-pencarian-korban-perahu-penyeberangan-sungai-bengawan-solo.jpg)