Breaking News:

Freeport Peduli

Freeport Indonesia Bersama BBKSDA Papua Lepasliarkan 15 Ekor Burung Kasturi Kepala Hitam

Setelah dilakukan perawatan di area MP 21 kondisi satwa semakin baik dan sudah dapat terbang sehingga bisa dikembalikan ke habitatnya

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
KEMBALI KE HABITAT - Pelepasliaran 15 ekor burung Kasturi Kepala Hitam (Lorius Lory) ke habitat aslinya di area hutan Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (7/11/2021). 

Laporan Reporter Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- Memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tahun 2021 PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Papua mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mimika mewujudkan rasa cinta terhadap puspa dan satwa.

Penutupan Pesparawi XIII, Wabub Johanes Rettob: Tanpa Kalian Acara ini Tidak Bisa Terselenggara

Puncak kegiatan HCPSN tahun 2021 ini dilaksanakan PT Freeport bersama BBKSDA Papua dengan melakukan pelepasliaran 15 ekor burung Kasturi Kepala Hitam (Lorius Lory) ke habitat aslinya di area hutan Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua, pada Sabtu (6/11/2021).

“PT Freeport berkomitmen mendukung pelestarian satwa dengan melakukan pelepasliaran burung Kasturi Kepala Hitam ke habitat aslinya yang juga berada di areal Kuala Kencana, agar anak cucu kita masih bisa menikmat indahnya satwa-satwa dilindungi,” General Superintendent Reclamations, Biodiveristy & Education PT Freeport , Robert Sarwom.

Tim Bulu Tangkis NPCI Papua Targetkan 5 Medali Emas di Peparnas XVI

Dia berharap, semoga dengan kegiatan bersama ini kita terus meningkatkan Kerjasama antara PTFI dengan rekan-rekan instansi BKSDA.

Sebelum dilepasliarkan, 15 ekor burung Kasturi Kepala Hitam ini dirawat dan dipersiapkan menjadi liar di area Mile 21 PT Freeport Indonesia.

Menurut Kepala Bidang KSDA Wilayah 1 Merauke, Irwan Effendi bahwa, satwa-satwa tersebut merupakan hasil Patroli Polisi Kehutanan SKW II Timika, serta hasil kumpulan dari penyerahan sukarela masyarakat Kabupaten Mimika selama tahun 2020.

Presiden Jokowi Direncanakan Nonton Langsung Cabor Bulutangkis di GOR Cenderawasih

“Saat satwa diamankan, beberapa ekor mengalami cacat pada bagian tubuh mereka. Setelah dilakukan perawatan di area MP 21 kondisi satwa semakin baik dan sudah dapat terbang sehingga bisa dikembalikan ke habitatnya,” kata Irwan.

Selain itu, Bambang H Lakuy, Kepala SKW II Timika, mengucapkan terima kasih kepada Departemen Environmental PT Freeport yang senantiasa bersinergi bersama BBKSDA Papua, khususnya seksi konservasi wilayah 2 Timika yang intinya kita bersama-sama menjaga keanekaragaman hayati”, ungkap Bambang.

Papua Raih 6 Medali Emas Peparnas XVI Hari Ini, Ketua Kontingen: Saya Bangga

Sementara itu, penanggung jawab program edukasi Departemen Environmental PT Freeport, Kristina Maria, mengatakan, kegiatan ini diperingati untuk meningkatkan rasa kecintaan dan kepedulian kita bersama, karena upaya perlindungan flora dan fauna adalah bagian dari tanggung jawab berbagai pihak.

“Juga edukasi yang tepat untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk meningkatkan rasa cintanya bagi keberadaan flora dan fauna yang berada di lingkungan sekitarnya," katanya.

Ia menjelasskan, Program Peringatan Hari Cinta Puspa Satwa Nasional di wilayah PTFI Peringatan HCPSN tahun 2021 diperingati masih dalam kondisi dan situasi pandemi, dimana protokol kesehatan menjadi salah satu poin yg di pertimbangkan.

Baca juga: Lukas Enembe Serukan Masyarakat Nyalakan Lilin Kesetaraan di Peparnas XVI Papua

“Beberapa kegiatan yang diselenggarakan antara lain lomba membuat video ditujukan bagi anak sekolah, mengambil tema perlindungan flora dan fauna di Papua, dan di bagi dalam 2 kategori peserta lomba," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kategori lomba terdiri dari anak sekolah tingkat PAUD dan TK dan tingkat SD hingga SMP di area Kuala Kencana dan Tembagapura.

Dia mengatakan, selain lomba membuat video, siswa SD dan SMP Kuala Kencana dan Tembagapura mendapatkan sosialisasi pentingnya menjaga kelestarian Flora dan Fauna dari perwakilan Taman Nasional Lorenz, Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan Departemen Environmental PTFI.

Baca juga: Atletik Jateng Raih 2 Emas Peparnas XVI Papua, Bagus Kuncoro: Bangga Capaian Hari ini

Perlu diketahui, sejarah Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional pertama kali digagas oleh Presiden ke-2 RI, Soeharto, dan diperingati setiap tanggal 5 November di Indonesia setiap tahunnya.

"Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional di area PTFI dan Kabupaten Mimika diharapkan dapat menjadi dorongan untuk membangun kecintaan masyarakat pada flora dan fauna," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved