Breaking News:

Papua Terkini

800 Honorer di Merauke Akan Diangkat Jadi PNS 

Jika ada pegawai dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Merauke meminta-minta uang maka bisa melaporkan langsung ke bupati.

Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Bupati Merauke, Romanus Mbaraka bersama Kepala Badan Kepegawaian, pendidikan dan Pelatihan Merauke di halaman Kantor Bupati Merauke, Senin (8/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Sebanyak 800 tenaga honorer daerah akan diproses untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil(PNS) atau Aparatur Sipil Negara(ASN)di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merauke

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengungkapkan, pihaknya awalnya akan menerima kuota kurang lebih 600 honorer menjadi PNS. Namun karena berbagai pertimbangan, kuota pun bertambah.

"Honorer (jadi PNS, red) yang nanti kita terima kurang lebih sekitar 600 orang tapi ketika kita ke Pemerintah Provinsi puji Tuhan kita dapat berkat, ditambah 200 orang. Jadi total 800 orang," tuturnya kepada wartawan termasuk Tribun-Papua.com di Halaman Kantor Bupati Merauke, Senin(8/11/2021). 

Baca juga: Keluarga Minta Meninggalnya Tokoh Papua Theys Eluay Jangan Dijadikan Komoditas Politik

Orang nomor satu di Kabupaten Merauke ini mengatakan, sekarang Pemerintah Kabupaten Merauke akan memproses pemberkasan 800 orang tenaga honorer menjadi PNS. Semua dilakukan secara profesional.

"Sekarang kita akan proses honorer untuk jadi PNS kurang lebih 800," beber Romanus Mbaraka

Bupati berpesan kepada tenaga honorer, jika ada pegawai dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Merauke meminta-minta uang maka bisa melaporkan langsung ke padanya. 

Baca juga: BBM Langka, Pengecer di Kota Sorong Patok Harga Pertalite Rp 30 Ribu per Liter

"Kalau ada orang kepegawaian minta-minta uang, kasih tahu saya selaku bapak/kakak/om/bupati," tegas Mbaraka. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved