Breaking News:

PON XX Papua

Honor Belum Cair, Gubernur Lukas Enembe Minta Maaf Kepada Para Sopir PON XX Papua

Enembe juga meminta kepada para sopir transportasi PON XX untuk tetap sabar dan tidak melakukan kegiatan yang mengganggu Kamtibmas.

Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Gubernur Papua Lukas Enembe saat memberi sambutan pelantikan Bupati dan wakil Bupati Nabire di Gedung Negara, Dok V, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Gubernur Papua Lukas Enembe meminta maaf kepada segenap unsur yang terlibat dan membantu penyelenggaraan PON XX Papua, yang belum mendapatkan honorarium sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan sebelumnya.

"Dalam hal ini, secara khusus permohonan maaf tersebut ditujukan kepada seluruh sopir pada alat transportasi lokal yang digunakan selama penyelenggaraan PON XX Papua berjalan," ujar Enembe dalam rilis yang diperoleh Tribun-Papua.com, di Jayapura, Selasa (9/11/2021).

Enembe juga meminta kepada para sopir transportasi PON XX untuk tetap sabar dan tidak melakukan kegiatan yang mengganggu Kamtibmas.

Baca juga: 22 Personel TNI- Polri Amankan Pertandingan Angkat Berat Peparnas XVI Papua di Sentani 

"Pemprov Papua telah mendengarkan dan menerima keluhan tersebut serta sudah mengupayakan untuk menyelesaikan persoalan itu," katanya.

Menurut dia, hal ini perlu dijelaskan bahwa dalam penyelenggaraan PON XX Papua, sektor transportasi, khususnya mengenai honorarium sopir lokal merupakan bagian tanggung jawab Pemerintah Pusat terhadap penyediaan anggarannya.

"Kita ketahui bersama bahwa Pemerintah Pusat telah sepakat untuk mengalokasikan anggaran senilai Rp 1,4 Triliun setelah sebelumnya PB PON XX Papua mengajukan angka tersebut untuk dialokasikan salah satunya terhadap sektor transportasi lokal yang didalamnya termasuk honorarium para sopir," jelasnya.

Karena itu, Enembe meminta pemerintah pusat agar dapat menuntaskan penyediaan anggaran yang masih belum dicairkan.

Baca juga: Euforia Jelang Natal Mulai Terasa di Kota Jayapura

"Sebab, anggaran tersebut sangat dibutuhkan saat ini untuk membayar honorarium para sopir transportasi lokal PON XX Papua 2021. Mereka telah membantu pelaksanaan PON dengan sangat baik, untuk itu kiranya kewajiban yang belum ditunaikan agar segera dapat direalisasikan," ujarnya.

Selain itu, Gubernur berharap agar situasi kembali kondusif oleh karena masih berlangsungnya Peparnas XVI Papua 2021.

"Pemerintah Provinsi Papua akan selalu membuka pintu untuk mendengarkan dan menampung seluruh keluh dari para sopir lokal PON, untuk itu diharapkan kepada seluruh pihak agar koridor diskusi yang digunakan mengedepankan kondusifitas," imbaunya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved