Selasa, 19 Mei 2026

Papua Terkini

Antara Pandemi dan Geliat Pendidikan di Pedalam Papua

Meski sistem pendidikan sekarang sangat canggih namun belum mampu menopang kegiatan belajar ditengah pandemic dan geliat Pendidikan di pedalaman Papua

Tayang:
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Ri
Istimewa
Dosen Ilmu Budaya Universitas Ottow Geisser Papua, Efraim Mangaluk 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Meski Peningkatan sistem pendidikan di era sekarang sudah terbilang canggih, hal tersebut belum mampu menopang kegiatan belajar ditengah pandemic serta geliat Pendidikan di pedalaman Papua.

Seorang Guru SD Inpres Guna, Distrik Gelokbeam, Kabupaten Lanny Jaya Robi menceritakan, pengalamannya di Sekolah Dasar tersebut.

"Ketika Pemerintah Daerah (Pemda) mewajibkan seluruh peserta didik di pelosok Indonesia tidak terkecuali di pedalaman Papua, harus menghentikan sementara proses belajar mengajar di sekolah," Katanya melalui Rilis yang diterima Tribun-Papua.com, Kamis.(11/11/2021).

Baca juga: Tribun-Papua.com Dapat Penghargaan dari Ketua DPD Partai NasDem Merauke

Dia mengatakan, pihaknya menemukan informasi bagaimana murid-murid di sekolah Dasar Inpres Guna, sama sekali tidak memiliki akses apapun.

"Kami disini sama sekali tidak memiliki akses internet, jaringan telepon, listrik siaran radio dan Televisi TV," ujarnya.

Menurutnya, situasi tersebut membuat aktifitas belajar jarak jauh akibat pandemic menjadi lumpuh total.

"Situasi tersebut semakin parah, dengan jarak tempat tinggal para murid yang umumnya jauh dari pada sekolah," jelasnya.

Baca juga: Mangkrak Bertahun-Tahun Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Mimika akan Direnovasi Tahun 2022

Hal serupa dialami Seorang Guru SMA Negeri II Mbua, Distrik Mbua Kabupaten Nduga Ibu Nelly Irawati, ia mengungkapkan kondisi yang sama ia alami juga di Daerah tempat ia mengajar.

"Kami disini juga sama, seperti yang dialami pak Robi, tidak ada listrik, jaringan dan lain sebagainya, kondisi keterbatasan ini yang kami alami," ujarnya.

Sementara itu, Dosen Ilmu Budaya Universitas Ottow Geisser Papua, Efraim Mangaluk dalam catatan bahwa pendidikan merupakan alat kebijakan publik terbaik sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan skill di era revolusi industri.

Kata dia Meskipun saat ini sistem pendidikan telah banyak mengalami trasformasi berbasis teknologi digital, realita yang terjadi sebagian besar wilayah Papua belum dapat mencicipi fasilitas teknologi pendidikan yang sudah lama tersedia di kota-kota besar.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga Korban Kontak Tembak di Intan Jaya Papua, akan di Rujuk  ke Jayapura

"Papua merupakan salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mayoritas belum mendapatkan layanan pendidikan yang optimal," ujarnya.

Ia pun menjelaskan peserta didik di Papua seolah “dipaksa” untuk melakukan pemanfaatan media berbasis teknologi komunikasi untuk dapat mengakses pembelajaran secara daring.

"Para peserta didik didorong untuk tetap giat belajar meskipun dalam situasi yang serba terbatas. Pembelajaran konvensional yang berlangsung di dalam kelas merupakan satu-satunya mekanisme pembelajaran yang mayoritas digunakan di Papua," ucapnya

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved