Breaking News:

Papua Terkini

Menpora Amali Beberkan Papua Berencana Adakan Event Olahraga Internasional

Dua gelaran pesta olahraga nasional, PON dan Peparnas telah berlangsung sukses di tanah Papua.

Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali saat konferensi pers virtual dengan awak media 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Dua gelaran pesta olahraga nasional, PON dan Peparnas telah berlangsung sukses di tanah Papua.

PON XX Papua telah diadakan lebih dulu, 2-15 Oktober, sementara Peparnas XVI yang sudah dimulai sejak 5 November lalu akan berakhir pada Sabtu (13/11/2021).

Menpora Zainudin Amali membeberkan usai gelaran PON dan Peparnas ini, Papua bakal bersiap menggelar event internasional.

Informasi itu ia dapatkan dari Gubernur Papua, Lukas Enembe saat acara pembukaan Peparnas XVI 2021.

Baca juga: Dinkes Merauke Gelar Vaksinasi Sinovac dan Moderna Pada Gebyar Vaksinasi Massal Covid-19

“Gubernur sampaikan kepada saya pada saat pembiakan Peparnas. Beliau ingin menyelenggarakan satu event olahraga internasional di sini (Papua). Paling tidak untuk seputaran pasifik,” kata Menpora dalam konferensi pers di Swiss-Belhotel, Jayapura, Jumat (12/11/2021).

Baca juga: KSP : Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Merupakan Amanat Konstitusi dan Prioritas Presiden

“Beliau sampaikan kita akan diplomasi untuk olahraga dan itu lebih mengena menurut Pak Gubernur, sehingga kalau itu terencana dengan baik tentu pemerintah pusat akan berikan dukungan terhadap kepingan itu,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam mengelola venue-venue peninggalan PON dan Peparnas, Pemda Papua juga dikatakan Menpora telah membentuk badan sendiri yang mengurusi hal tersebut.

Baca juga: Menpora Amali Berharap Venue-Venue di Papua tetap Terawat dan Dimanfaatkan Usai PON dan Peparnas

Bahkan, besaran anggaran untuk merawat venue-venue berstandar internasional itu sudah ditentukan yakni Rp 37 miliar.

“Saya dapat informasi sudah disiapkan badan kalau di Jakarta itu seperti badan pengelola GBK (PPK-GBK). Nah di sini sudah disiapkan. Itu sudah dibentuk bahkan untuk anggaran pendapatan daerah APBD tahun 2022 itu sudah dianggarkan sekitar Rp 37 miliar untuk maintenance,” jelasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved