Breaking News:

Operasi Zebra

Satlantas Polres Manokwari Siapkan 8 Program Dalam Operasi Zebra

Setelah melakukan pengecekan, maka secara serentak kita melakukan operasi zebra mulai 24 hingga 28 November

Tribun-Papua
OPERASI ZEBRA - Suasana pelaksanaan razia rutin yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Manokwari. Mulai Senin (15/11/2021) besok Satlantas Polres Manokwari Provinsi Papua Barat menggelar Operasi Zebra. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Polisi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manokwari, bersiap menggelar Operasi Zebra yang berlangsung sejak 15 hingga 28 November 2021.

Operasi yang berlangsung selama 14 hari di wilayah hukum Polres Manokwari, akan melibatkan sejumlah unsur termasuk Satpol PP, TNI dan Dinas Perhubungan.

HUT Ke-76 Brimob di Mimika, Danyon: Harus Tingkatkan Tugas Pelindung dan Pelayan Masyarakat

Kasat Lantas Polres Manokwari, Iptu Subhan Ohoimas mengatakan, sementara ini pihaknya sedang melakukan pengecekan sebelum menggelar operasi zebra.

"Setelah melakukan pengecekan, maka secara serentak kita melakukan operasi zebra mulai 24 hingga 28 November," ujar Ohoimas, kepada TribunPapuaBarat.com, Minggu (14/11/2021).

Selain menggelar kegiatan simpatik, pihaknya pun telah menyisipkan sejumlah langkah antisipasi ketika terjadi pelanggaran lalu lintas.

Atlet Peparnas XVI Papua Serbu Pasar Hamadi, Borong Kerajinan Khas Papua

"Tentu tindakan kami yang terukur berupa penilangan, merupakan langkah terakhir agar membuat masyarakat Manokwari, bisa tertib berlalulintas," tuturnya.

Dalam operasi zebra ini, pihaknya telah menyiapkan delapan program yang sebagian besarnya adalah kegiatan simpatik.

"Kami tetap melakukan edukasi dan lainnya, sehingga dalam operasi zebra ini kiranya bisa meningkatkan pemahaman berlalulintas di jalan," ucap Ohoimas.

Senny Marbun Sebut Presiden Jokowi Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah APG 2022 Gantikan Vietnam

Sasaran utama dalam operasi adalah protokol kesehatan, vaksinasi dan juga  kelengkapan kendaraan (motor dan mobil).

Selain itu, pihaknya pun tetap akan memberikan sangsi tilang ketikan terjadi pelanggaran lainnya seperti anak dibawah umur, hingga mabuk saat berkendara.

"Kami tetap memperketat plat kendaraan dari luar daerah, hingga kendaraan dinas yang sengaja diganti," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved