Breaking News:

Papua Terkini

Jhon Gobai Terpilih Ketua Alumni SMA YPPK Taruna Bakti

Jhon R.N Gobai terpilih sebagai ketua Alumni SMA YPPK Taruna Bakti, periode 2021 - 2026 pada perayaan 50 Tahun SMA YPPK Taruna Bakti Waena.

Istimewa
Kenahkan bulu kasuari di kepala oleh para alumni, sebagai bentuk kekuatan untuk Menakodai Ketua Alumni 2021-2026. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Jhon R.N Gobai terpilih sebagai ketua Alumni SMA YPPK Taruna Bakti, periode 2021 - 2026 pada perayaan 50 Tahun SMA YPPK Taruna Bakti Waena.

Selaku Mantan Ketua Alumni Flory Koban secara pribadi, sampaikan terimaksih kepada semua alumni yang memberikan kepercayaan untuk memimpin alumni selama ini. 

"Fokus kerja kami selama ini konsolidasi, kumpulkan kembali para Alunmi SMA YPPK teruna bakti di setiap daerah Provinsi Papua dan Papua barat. Sehingga semua telah kembali kumpul untuk membangun sekolah," kata Flory kepada Tribun-Papua.com, Senin (15/11/2021) di Jayapura.

Dia mengatakan, pengurus Alumni yang baru  dapat menjadi kebutuhan Almamater, dalam pengembangan alumni di setiap daerah Papua dan papua barat.

Baca juga: Enggan Tinggalkan Kantor Bupati Mimika, Massa Tuntut Eltinus Omaleng Datang Temui Pedemo

"kami pengurus lama akan dukung pengurus baru karena ini soal cinta, kita alumni taruna bakti selamanya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Alumni terpilih Jhon RN Gobai mengatakan, terkait urusan Ham, Ekonomi dan yang lainya sangat bisa.

"Sesunguhnya mengurus Soal HAM dan Ekonomi mungkin bisa, tetapi urus orang tua alumni lulusan SPG, SMU, SMA ini sangat sulit,"katanya.

Baca juga: Polisi Gandeng BIN Ungkap Misteri Kasus Pengibaran Bendera Bintang Kejora di BTS Manokwari

Menurutnya, karena cinta kepada almamater sehingga apapun yang harus dibuat pasti bisa.

"Seperti semboyan peparnas torang bisa barang apa jadi," uangkapnya.

Baca juga: Kapolda Papua: Tahun 2021 114 orang Tewas di Jalan Raya

Lanjut ia, pihaknya akan upayakan kembalikan asrama YPPK teruna Bakti waena.

"Sekarang sudah jarang melihat anak anak dari daerah datang sekolah karena asrama sudah tak ada" tuturnya.

Gobay mengatakan, akan menjalin kerja sama dengan para uskup, alumni dewan guru, untuk  meminta lahan dan persetujuan pembagun asrama putra. 

"Dalam waktu tidak terlalu lama kita akan lemgkapi pengurus, sebelum para alumni kembali ke daerah masing masing," tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved