Opini
Demokrasi Disandera Oligarki
Menurut penulis, demokrasi harus didesak ke arah substansial di mana kesadaran kritis warga harus dibangun.
Oleh: Raden Muhammad Mihradi
(Direktur Pusat Studi Pembangunan Hukum Partisipatif dan Dosen Fakultas Hukum Universitas Pakuan)
==========
BANYAK keajaiban tragis di struktur relasi parlemen dan eksekutif yang diduga akibat limbah oligarki.
Bagaimana publik dikejutkan oleh proses “ekspress” pembentukan Undang-Undang (Omnibus) Cipta Kerja.
Hanya butuh waktu sekitar enam bulan saja, tuntas mengubah puluhan undang-undang yang sensitif itu.
Tanpa ada perdebatan publik berarti. Belum lagi rencana pemindahan ibu kota sepi dari tanggapan parlemen yang konon mendaku wakil rakyat.
Demikian pula ketangkasan parlemen merevisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dalam tempo singkat ditengah hujan kritik di ruang publik semakin memprihatinkan banyak pihak.
Suasana muram di atas mengetuk nurani publik.
Ada apa dengan demokrasi kita? Apakah demokrasi sudah menjadi oligarki? Atau demokrasi “nikah siri” dengan oligarki? Padahal, harusnya demokrasi dan oligarki saling berhadapan.
Sebab beda tujuan, karakter dan filosofi. Tulisan ini hendak melacak soal eksistensi oligarki dalam konteks demokrasi, implikasi pada penegakan hukum, dan menggagas inisiasi perbaikan demokrasi.
Baca juga: Gerakan Sosial Altimet di Malaysia Tuai Pujian dari Tokoh Muda Indonesia
Hakikat oligarki
Di dalam ilmu negara, banyak konsep soal oligarki.
Namun yang paling populer, diantaranya adalah gagasan filsuf Plato, oligarki adalah bentuk pemerosotan dari pemerintahan aristokrasi, pemerintahan yang dipimpin cerdik pandai, tertransformasi jadi dipimpin oleh segolongan kecil (oligos artinya kecil atau sedikit) yang memerintah demi kepentingan golongan itu sendiri.
Sementara, kalau filsuf Polybios melihat, oligarki lahir akibat aristokrasi bertindak sewenang-wenang yang mendorong lahirnya pemerintahan yang dipimpin segelintir elite (oligarki) untuk memperbaiki kondisi kesewenangan aristokrasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ilustrasikompasdidie-sw.jpg)