Sabtu, 9 Mei 2026

Webinar UNICEF

Kabid SMK Dinas PPAD Provinsi Papua Buka Webinar Seri ke-IV Unicef dan Yayasan Noken

Kabid Pembina SMK Dinas PPAD Provinsi Papua Yulianus Kuayo, membuka secara resmi gelaran Webinar seri ke-4 bertajuk sanitasi di sekolah.

Tayang:
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
WEBINAR UNICEF - Kepala Bidang (Kabid) Pembina SMK Dinas PPAD Provinsi Papua Yulianus Kuayo, membuka webinar seri ke-4 terkait sanitasi di sekolah, Kamis (25/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kepala Bidang (Kabid) Pembina SMK Dinas PPAD Provinsi Papua Yulianus Kuayo, membuka secara resmi gelaran Webinar seri ke-4 bertajuk sanitasi di sekolah.

"Atas nama pak kepala dinas, saya mengucapkan selamat hari guru, untuk bapak ibu guru sekalian karena kalian adalah pahlawan tanpa tanda jasa," kata Yulianus dalam kalimat pembuka sambutannya.

Pada poin kedua terkait kebijakan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dirinya menyoroti soal kebijakan dari pemerintah, setelah munculnya gerakan literasi.

Baca juga: Hari Guru Nasional 25 November: Berikut Sejarah dan Twibbon untuk Memperingatinya

"Kami dari Bidang SMK sudah sekira 2 tahun berjalan dengan program tersebut, salah satunya juga dengan dana subsidi literasi," sebutnya.

Ia mengatakan dalam program kegiatan literasi yang digagas tersebut, salah satu giatnya adalah UKS.

"Selain itu juga tentu ada pramuka, olahraga, kewirausahaan, dan kursus bahasa asing," katanya.

Pada 2021 ini, ia mengatakan pihaknya tengah melakukan evaluasi, terkait sejauh mana implementasi dilakukan oleh sekolah.

"Terkait dengan Covid-19 juga, ada beberapa sekolah yang sudah inisiasi atau proaktif untuk jalankan," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Yulianus mengapresiasi respon sekolah terhadap penerapan program tersebut.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Dinkes Papua Perkuat Logistik Malaria

"Tahun ini kami masih evaluasi, sekolah mana yang menjalankan, siswa mana yang terlibat, adakah kegiatan siswa terkait UKS, serta guru yang ditugaskan," sebutnya dengan rinci.

Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari pembentukan karakter, dan kompetensi dari para siswa.

Dirinya berharap, dengan hadirnya kebijakan tersebut, akan selaras dengan program atau kegiatan-kegiatan, yang digagas oleh Yayasan Noken.

Baca juga: Soal Sanksi Todd Rivaldo Ferre, Komdis PSSI: Jadi Petinju Saja Jangan Pesepakbola

"Sasarannya adalah siswa, bagaimana kita bekali mereka dengan kompetensi yang ada," katanya.

Yulianus juga mengatakan selama ini, Yayasan Noken telah membantu pemerintah, dalam menggerakkan kegiatan UKS.

"Yang di mana menurut pihak kami, itu merupakan bagian dari salah satu, program literasi yang sedang kami gerakkan," imbuhnya.

Terakhir, Yulianus berharap agar para guru yang mengikuti webinar seri ke-4 tersebut, dapat menyampaikan kepada kepala sekolah, untuk meninjau kembali struktur keorganisasian.

"Terlebih, kalau bisa ditambah untuk satu bagian di dalam struktur yang bisa membidangi UKS di sekolah," tutupnya.

Sekadar diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua bersama Unicef dan Yayasan Noken, menggelar webinar terkait sanitasi di sekolah.

Webinar seri ke-4 yang digelar tersebut mengambil topik Peran Pemerintah Dalam Sanitasi di Sekolah Persembahan dari Dinasi Pendidikan Provinsi Papua, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura.

Serta turut hadir pula, Dinas Pendidikan Kabupaten Mamberamo Tengah, yang bekerjasama dengan Yayasan Noken dan Unicef.

Webinar tersebut diselenggarakan Kamis (25/11/2021) pukul 09.00 WIT, dan disiarkan langsung oleh Tribun Papua dalam kanal Youtube dan Facebook page. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved