Breaking News:

Papua Barat Terkini

Kejar Eliminasi Malaria di Manokwari, HAKLI dan Tim Sepak Buat Sekber

HAKLI Papua Barat dan Unicef, menggelar pertemuan advokasi dan analisis program percepatan eliminasi, bagi daerah yang cakupan malaria tinggi.

Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun
Pertemuan advokasi dan analisis program percepatan eliminasi malaria di Manokwari, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Papua Barat dan Unicef, menggelar pertemuan advokasi dan analisis program percepatan eliminasi, bagi daerah yang cakupan malaria masih cukup tinggi.

Ketua HAKLI Papua Barat Edi Sunandar menjelaskan, untuk wilayah Papua Barat, daerah yang memiliki cakupan malaria tertinggi saat ini adalah Kabupaten Manokwari.

Baca juga: Dinkes Kota Jayapura Ajak Semua Pihak Kerjasama Tekan Angka Kasus Malaria

"Pertemuan ini ditujukan untuk mencari akar masalah penanganan malaria per masing-masing Kabupaten," ujar Edi, kepada sejumlah awak media, Rabu (24/11/2021).

Sehingga, pihaknya dan pemerintah daerah bisa mengambil langkah-langkah untuk mempercepat eliminasi malaria.

Sebab, kegiatan malaria tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri, harus dikerjakan dengan tim.

"Agar kita di Papua Barat, pada 2027 bisa masuk dalam eliminasi malaria," tuturnya.

Dalam pertemuan kali ini, pihaknya mendapat sebuah gambaran bahwa penanganan malaria di Manokwari, harus punya satu wadah.

Baca juga: Pemerintah Pusat Dukung Pemkab Wondama Kejar Eliminasi Malaria 2025

"Tadi kita sudah sepakati bersama, untuk membuat sebuah sekretariat bersama (Sekber) penanggulangan malaria di Manokwari," ucapnya.

Sehingga, dengan adanya Sekber di Manokwari, bisa mempercepat kerja-kerja dalam mengeliminasi malaria di daerah ini.

"Awalnya kita targetkan 2024 eliminasi malaria di Manokwari. Namun, berdasarkan data kita optimis bisa capai eliminasi di 2025," ungkap Edi.

Pasalnya, berdasarkan data grafik malaria di Manokwari, masih cukup tinggi.

Semoga dengan adanya Sekber di Manokwari, penanganan malaria bisa dikejar untuk bisa mencapai eliminasi di tahun 2025 mendatang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved