Dikejar Kapal Bea Cukai Batam, 2 Kru Boat Pancung Nekat Melompat ke Laut dan Kini Hilang
Badan SAR Nasional Tanjungpinang merilis laporan resmi pada Jumat (26/11/2021) adanya dua kru kapal boat pancung menghilang usai lompat ke laut.
TRIBIUN-PAPUA.COM - Badan SAR Nasional Tanjungpinang merilis laporan resmi pada Jumat (26/11/2021) adanya dua kru kapal boat pancung menghilang usai lompat ke laut di perairan Pulau Abang, Batam, Kepulauan Riau.
Kapal tersebut diduga akan melakukan aktivitas ilegal, pada, Rabu (24/11/2021) malam kemarin.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Slamet Riyadi membernarkan hal tersebut, dan menyatakan bahwa hingga saat ini pencarian terhadap kedua kru kapal masih dilakukan.
"Benar kemarin kita mendapat laporan dari Pos Pencarian Batam, ada korban yang hanyut di perairan Pulau Abang. Dan saat ini masih dilakukan pencarian oleh tim," kata Slamet melalui telepon.
Baca juga: Fakta Tewasnya Tahanan Polrestabes Medan, Dianiaya 6 Orang Rekan di Dalam Sel
Baca juga: Jasad Balita Ditemukan Tewas Tersangkut Kabel, sebelumnya 3 Hari Hilang Tenggelam di Parit
Slamet menambahkan, untuk kedua korban yang dimaksud, hingga saat ini masih belum diketahui identitasnya.
Kendati demikian, dari informasi yang diterima, kedua korban yang dalam proses pencarian ini diduga terlibat dalam kegiatan yang melanggar aturan kepabeanan.
Laporan ini sendiri, diakuinya didapat dari petugas Bea dan Cukai Batam, yang saat peristiwa melakukan pengejaran terhadap boat pancung kayu yang ditumpangi kedua korban.
Korban diduga terbawa arus
Pengejaran ini sendiri diakuinya berakhir di perairan Pulau Abang, Batam setelah keduanya memilih untuk lompat ke laut guna menghindari petugas.
"Kedua korban ini diketahui membawa boat pancung kayu yang bermuatan rokok tanpa cukai. Dari laporan pihak Bea Cukai, keduanya melompat ke laut dan jam kejadian itu pukul 20.00 wib, Rabu malam lalu," tegas Slamet.
Sebelum melaporkan hal tersebut ke pihak Basarnas Kota Batam, petugas patroli Bea dan Cukai Batam, juga diketahui telah melakukan upaya pencarian.
"Namun hingga Kamis pagi keduanya tidak ketemu, hingga akhirnya dilapor ke kami untuk membantu melakukan pencarian. Ini adalah pencarian hari kedua, dan pencarian telah kita perluas hingga 10 mil dari titik kejadian. Kita menduga bahwa keduanya sudah terbawa arus," papar Slamet.
Bea cukai temukan 35 karton rokok ilegal
Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Undani membenarkan pengejaran terhadap satu unit boat pancung kayu, yang bermuatan rokok tanpa pita cukai pada, Rabu (24/11/2021) malam lalu.
Namun ironisnya, dalam proses pengejaran tersebut, dua kru boat diketahui melompat ke laut saat tiba di perairan Pulau Abang, untuk menghindari penangkapan yang akan dilakukan petugas patroli Bea Cukai Batam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ilustrasi-laut-ilustrasi-air-ilustrasi-tenggelam-ilustrasi-kapal-ilustrasi-sampan.jpg)