Breaking News:

Papua Barat Terkini

Pembakar Perusahaan Kayu di Maybrat Bukan KNPB, Polisi: Karyawannya Sendiri

Keterangan itu sekaligus membantah video viral kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang mengklaim sebagai pelaku pembakaran. 

Tribun-Papua.com/Istimewa
Camp perusahaan kayu dan satu mobil dibakar (Maichel KOMPAS.com) 

Bantah Perusahaan Kayu di Maybrat Dibakar KNPB, Polda Papua Barat: Pelaku Karyawannya Sendiri

TRIBUN -PAPUA.COM - Sebuah camp dan satu mobil double cabin milik perusahaan kayu PT Bangun Kayu Irian yang berada di Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, Papua Barat dibakar pada Rabu (1/12/2021) sore.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, pasca kejadian Polres Sorong Selatan telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Adam menuturkan, dari keterangan pemilik perusahaan kepada polisi memang benar satu buah camp dan sebuah mobil double cabin dibakar.

Baca juga: Kamtibmas Terus Terusik, Irjen Mathius Fakhiri Disarankan Mundur Jabat Kapolda Papua

"Pelakunya adalah karyawannya sendiri inisial LK karena sakit hati mau dikeluarin," ujar Adam kepada wartawan, Kamis (2/12/2021).

Adam menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Rabu kemarin sekitar pukul 17.00 WIT. 

Keterangan itu sekaligus membantah video viral kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang mengklaim sebagai pelaku pembakaran. 

Baca juga: Gubernur Lukas Enembe Disarankan Yan Christian Warinussy Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Video yang muncul usai kebakaran itu menunjukkan KNPB berdiri sambil mengibarkan bendera bintang Kejora dan memegang senjata rakitan. 

"Video yang beredar viral mengklaim bawah KNPB militan yang melakukan pembakaran perusahaan tersebut. Namun dari keterangan saksi-saksi, kelompok KNPB militan datang setelah pembakaran itu terjadi," ucapnya.

Baca juga: Bintang Kejora Berkibar Bukan Berarti Papua Merdeka

"Jadi dia (KNPB) hanya mengklaim dan memviralkan seolah-olah macam mereka yang melakukan," imbuhnya.

Polisi saat ini masih mengejar pelaku LK, termasuk kelompok video viral yang membawa senjata api rakitan. Sementara situasi pasca pembakaran di Kabupaten Maybrat itu diklaim aman dan kondusif. (*)

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved