Hari Noken Sedunia
Imppas: Pemprov Papua Perlu Sediakan Wadah Untuk Para Pengrajin Noken
Noken juga saat ini telah menjadi warisan Dunia dan diakui oleh UNESCO, oleh sebab itu perlu dijaga akan nilai-nilai budaya yang ada di setiap Noken.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dalam rangka memperingati hari Noken sedunia yang ke-9, Ketua Ikatan mahasiswa dan pemuda Papua selatan (Imppas), Daniel Ndiwaen Mahuze mengatakan pemerintah perlu menyediakan wadah yang baik kepada para pengrajin Noken di Papua.
"Kami minta agar di hari Noken sedunia ini, pemerintah Papua bisa menjangkau lebih dekat para dan juga menyediakan wadah kepada para pengrajin Noken di Papua," kata Daniel kepada Tribun-Papua.com, di Jayapura, Papua, Sabtu (4/11/2021).
Baca juga: Peringati Hari Noken Sedunia, CPA Hirosi dan Sanggar Konopa Gelar Pelatihan Remaja Merajut Noken
Wadah yang dimaksudkannya ialah koperasi. Hal ini agar Noken yang diciptakan oleh para pengrajin bisa dapat dipasarkan dengan baik hingga menghasilakn nilai ekonomi yang besar.
Tidak hanya itu, menurutnya, Noken juga saat ini telah menjadi warisan Dunia dan diakui oleh UNESCO, oleh sebab itu perlu dijaga akan nilai-nilai budaya yang ada di setiap Noken di Bumi Cenderawasih.
"Supaya kedepannya ada kelestarian pengembangan Noken di Papua," ujarnya.
Tidak hanya itu, selaku tokoh pemuda dari wilayah Papua Selatan, Daniel memastikan bahwa para generasi milenial saat ini banyak yang tidak tau soal apa itu Noken dan bagaimana merajutnya.
"Saya yakin, sekarang ini pasti banyak pemuda yang belum tau cara merajut Noken dan nilai budayanya seperti apa," ujarnya.
Baca juga: Mama-Mama Meepago Ajak Wisatawan Beli Tas Noken di Taman Imbi Jayapura
Kata dia, hal tersebut disebabkan karena tidak adanya wadah yang disediakan untuk kelestarian Noken itu sendiri.
"Perlu ada tempat yang perlu disiapkan baik untuk belajar pembuatan Noken, hingga bagaimana untuk menghasilkan nilai ekonomi yang baik," katanya.
Daniel berharap, dengan hari Noken sedunia saat ini, maka kedepan perlu ada wadah yang disiapkan oleh perintah Papua.
"Ko tra pake Noken, ko tra Keren, ayo pake Noken Papua," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/04122021-daniel_ndiwaen_mahuze.jpg)