Breaking News:

Penyerangan Posramil Kisor

Anak Penyerang Posramil Kisor Maybrat Divonis 8 Tahun Penjara, Pengacara Ajukan Banding

Vonis hakim ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 10 tahun penjara. Tim penasihat hukum terdakwa berencana mengajukan banding atas vonis tersebut

Tribun-Papua.com/Istimewa
Terdakwa LK Anak Dibawah Umur Divonis 8 Tahun Penjara(Maichel KOMPAS.com) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Majelis hakim Pengadilan Negeri Sorong telah menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara terhadap terdakwa anak penyerang Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat pada Jumat (3/12/2021). 

Terdakwa LK yang masih berusia 14 tahun terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana melanggar Pasal 340 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke -1 KUHP ko UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.

Vonis hakim ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 10 tahun penjara. 

Meski demikian, tim penasihat hukum terdakwa berencana mengajukan banding atas vonis tersebut. 

Baca juga: KKB di Yahukimo Terus Lancarkan Gangguan, TNI: Kami Tak Balas Seperti Perintah Panglima

"Dengan tegas kami katakan hakim tidak cermat dalam memberikan vonis karena semua keterangan saksi-saksi yang dihadirkan di persidangan tidak dipertimbangkan," kata salah satu penasihat hukum, Leo Idjie, melansir Kompas.com, Selasa (7/12/2021).

Menurut Leo, vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap LK adalah putusan sesat. 

Berdasarkan fakta persidangan, kata dia, LK tidak terlibat dalam penyerangan Posramil Kisor.

Baca juga: Tiga Oknum Polisi Viral Sepekan, Mulai Penembakan di Tol hingga Paksa Mahasiswi Aborsi

"Semua yang didalilkan di persidangan berdasarkan BAP yang disalin, bukan mengacu fakta persidangan. Jadi antara fakta persidangan dengan hasil visum tidak sesuai, lantas mengapa anak LK ini divonis bersalah?" tuturnya.

Sebelumnya, LK ditetapkan sebagai tersangka penyerang Posramil Kisor bersama enam orang lainnya pada 2 September lalu. 

Akibat penyerangan tersebut, empat prajurit TNI gugur. (*)

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved