Kekurangan BBM
Pertamina Beri Penjelasan Terkait Krisis BBM 2 Bulan di Raja Ampat
Pertamina Regional Papua Maluku, memberikan penjelasan terkait krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di Distrik Waigeo Utara, Kabupaten Raja Ampat
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pertamina Regional Papua Maluku, memberikan penjelasan terkait krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di Distrik Waigeo Utara, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.
Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial and Trading Regional Papua Maluku, Edi Mangun mengatakan kejadian yang terjadi di Waigeo Utara, berhubungan dengan sengketa lahan.
Baca juga: Main Gacor Dengan Cetak Dua Gol, Gaji 3 Bulan Egy Maulana Vikri Ditunggak FK Senica
"Permasalahan itu berawal dari sengketa lahan, yang mengakibatkan terjadinya pemalangan SPBU BBM 1 Harga atas nama CV Putri Waima,"kata Mangun melalui rilis pers yang diterima TribunPapuaBarat.com, Selasa (7/12/2021).
Pemalangan itu di Kampung Kabare, Distrik Waigeo Utara, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.
Sehingga, masalah tersebut berujung pada pelarangan pengiriman BBM yang rutin dilakukan oleh oknum, dengan tujuan Distrik Waigeo Utara.
"Imbasnya pada bergesernya jadwal bongkar muat BBM jenis minyak tanah ke pangkalan resmi agen di Waigeo Utara,"ujarnya.
Baca juga: Ramalan Zodiak Besok, Rabu 8 Desember 2021: Taurus Tunjukkan Kemampuanmu, Scorpio Jangan Pesimis
Mangun menjelaskan, kronologi persoalan dilatar belakangi karena kesalahan komunikasi.
"Alhasil masyarakat melakukan aksi demo di Kantor Distrik Waigeo Utara, karena BBM jenis minyak tanah yang seharusnya didistribusikan menjadi terhambat,"kata Mangun.
"Kronologi kejadian yang kami terima, dikarenakan SPBU yang dipalang oleh oknum,"ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk saat ini Pertamina telah mengambil langkah untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Raja Ampat.
Baca juga: Kisah Korban Erupsi Gunung Semeru, Dikepung Lava Panas hingga Ibu Hamil Lari Belasan Kilometer
Sehingga, ada kesepakatan dari semua pihak dengan SPBU dan Transportir, untuk mengirimkan minyak tanah ke pangkalan yang berlokasi di Kabare.
"Saat ini kapal pengangkut BBM minyak tanah sedang berada SPBU Sub Mowar, Distrik Ayau, Raja Ampat,"katanya.
Selain itu, kata dia, untuk pembongkaran BBM jenis Pertalite dan Pertamax, dijadwalkan setelah kapal selesai bongkar di SPBU Sub Mowar.
Selanjutnya, pasokan BBM itu akan digeser ke dengan minyak tanah ke Kabare, Waigeo Utara, Raja Ampat.
Baca juga: 2 Bulan Krisis BBM, Mahasiswa Raja Ampat Minta Pemda Segera Ambil Langkah
"Untuk pelayanan BBM jenis Pertalite dan Pertamax, sementara waktu masyarakat dapat membeli di SPBU terdekat dengan Waigeo utara yaitu di Ayau dan Waisai,"ujarnya.
Sebelumnya, Salah satu warga Raja Ampat Yakobus Umpes (30) mengatakan, aksi yang dilakukan oleh masyarakat di Kabare Waigeo Utara, merupakan luapan dari kekecewaan mereka.
"Untuk Waigeo Utara, mulai dari Pertalite, Premium hingga minyak tanah, sudah kosong dua bulan ini,"kata Umpes, saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Senin (6/12/2021).
Sebagai anak dari Waigeo Utara, ikut prihatin ketika melihat kondisi masyarakat di sana mengalami kesulitan BBM.
Baca juga: Sedang Berlangsung Persipura Jayapura Vs PSS Sleman Hari Ini, Berikut Link Live Streaming-nya
Ia menuturkan, saat ini tiga Distrik di Raja Ampat seperti Wawarbomi, Waigeo Utara, dan Distrik Supnin hanya dilayani oleh satu Agen yang berada di Kabare.
"Informasi terakhir, untuk di Distrik-distrik ini BBM-nya tidak sampai,"ujarnya.
Hal tersebut yang menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat di wilayah tersebut, terkait dengan kekosongan stok BBM selama dua bulan ini.
Baca juga: Kepala Adat di Sentani Jayapura Stop Minta Gubernur Lukas Enembe Mundur
"Sebagai anak asli Raja Ampat, jujur saya merasa sangat kecewa dengan kondisi yang di alami oleh masyarakat," kata Umpes.
"Sampai rakyat di Waigeo Utara, gelar aksi dengan membawa alat masak dan jerigen, hingga perempuan berteriak histeris. Artinya kondisinya sudah sangat memprihatikan,"tambah dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/pertamina-1.jpg)