Breaking News:

Info Merauke

UMP Merauke Rp 3.561.932, Kajur Manajemen Unmus: Sudah Cukup

Penetapan UMK melihat terlebih dahulu inflasi Kota Merauke. Namun, dalam kondisi pandemi Covid-19, UMK Merauke senilai UMP Papua 2022 sudah cukup.

Penulis: Hidayatillah | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Ketua Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Musamus Merauke, Simon Siamsa. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Ketua Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Musamus Merauke, Simon Siamsa memberikan tanggapannya terkait Upah Minimum Kabupaten Merauke yang sama dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) Provinsi Papua 2022 sebesar Rp 3.561.932.

“Kalau kita jadi provinsi sendiri (Provinsi Papua Selatan) maka kita yang atur UMK. Kalau sementara ini UMK Merauke 2022 Rp 3561.932 sesuai UMP Papua, sudah cukup,” kata pria kelahiran Asmat, 25 Mei 1986 ini kepada Tribun-Papua.com diruang kerjanya, Kamis (9/12/2021).

Baca juga: Wakil Ketua Depenas Sebut Upah Minimum 2021 Kemungkinan Bakal Lebih Rendah dari Tahun 2020

Dia menegaskan, penetapan UMK yang seharusnya lebih tinggi dari UMP itu memang tepat.

Dimana penetapan UMK melihat terlebih dahulu inflasi Kota Merauke. Namun, dalam kondisi pandemi Covid-19, UMK Merauke senilai UMP Papua 2022 sudah cukup.

“Kalau harga barang naik berarti pendapatan (gaji karyawan) juga naik supaya menghindari hal-hal seperti korupsi atau pungutan liar,”ujarnya.

Menurutnya, ketika karyawan memperoleh gaji sesuai tentu tidak berfikir mengambil hak orang lain. 

Simon melihat, ada instansi terutama swasta belum membayarkan gaji karyawan sesuai UMK dengan menyiasati pemberian gaji Rp 2,5 - 2,8 juta sekian dan menanggung biaya makan minum serta transportasi.

Baca juga: Papua Benahi Sanitasi Lewat Refleksi Akhir Tahun Unicef

“Kebanyakan perusahaan konsultan. Tetapi karyawannya adalah seorang mahasiswa sehingga mereka terima karena butuh memenuhi kebutuhan hidup, makan minum dan biaya semesteran,” katanya.

Dosen pengantar bisnis, manajemen sumber daya manusia, dan pengantar manajemen ini berharap perusahaan di Merauke melaksanakan tanggungjawabnya memenuhi hak-hak karyawan.

Selain itu, melayani masyarakat seperti memperbaiki jalan, memberikan pendidikan gratis dan membangun infrastruktur.

"Sesuai hukum ekonomi, tanggungjawab sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar. Dengan demikian, perusahaan bisa berjalan baik dan masyarakat sekitar makmur,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved