Sabtu, 25 April 2026

Info Mimika

Oknum Ustaz di Papua Diduga Lecehkan Santriwati dan Anak Angkatnya, Ada Rekaman CCTV

Setelah kasus ini ramai dibicarakan, lalu bermunculan empat orang lainnya yang juga sebagai korban gurunya tersebut.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Ilustrasi pelecehan - Seorang oknum Ustaz lecehkan santriwati dan anak angkatnya di Timika, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Dugaan pelecehan seksual oleh seorang ustaz juga terjadi di Papua.

Oknum Ustaz berinisial S yang juga kepala sekolah di salah satu Yayasan di Timika, dilaporkan ke Polres Mimika, lantaran diduga lakukan pelecehan terhadap seorang anak perempuan angkatnya dan beberapa murid perempuan lainnya.

Kasus dugaan pelecehan terkuak setelah beberapa hari lalu, setelah suami korban melapor perbuatan Ustaz yang merupakan ayah angkat istrinya lantaran tidak puas.

Baca juga: Lomato, Nama Masa Kecil Gubernur Papua Lukas Enembe

Suami korban melapor setelah melihat isi pesan WhatsApp dimana pelaku (S) meminta untuk mengirimkan gambar berbau pornografi.

Informasi yang dihimpun Tribun-Papua dari keterangan keluarganya, korban ini dicabuli ayah angkatnya sejak 2019 hingga 2012.

Mirisnya, Ustaz tersebutlah yang menikahkan anak angkatnya (korban, red) sebagai wali dan saksi.

Setelah kasus ini ramai dibicarakan, lalu bermunculan empat orang lainnya yang juga sebagai korban gurunya tersebut.

Baca juga: Timnas Indonesia Diancam Pelatih Vietnam Usai Libas Malaysia, Tan Cheng Hoe Kaget

"Jadi ada empat korban baru. Lagi proses penyidikan dan ada beberapa sementara diperiksa Reskrim. Terduga pelaku telah diamankan."

"Sekarang kami masih mengumpulkan barang bukti dan itu berurusan di Satreskrim,” kata Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata di mile 32, Jalan Agimuga, Senin (13/12/2021).

Kapolres mengatakan, bentuk pelecehan dilakukan juga belum bisa dipastikan sebelum ada hasil pemeriksaan.

Baca juga: Ada Isu Mafia Ikan di Papua, Ini Jawaban Kadis Kelautan dan Perikanan

Informa awal yang diperoleh polisi menyebut, oknum pelaku memasang CCTV di kamar mandi dan melakukan telepon video terhadap para korbannya itu. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved