Sosok
Santos Hiskial Munua, Pemuda yang Getol Suarakan Sisi Lain Papua Lewat Film Pendek
Melalui film 'Kearifan Lokal Sebagai Budaya Bangsa', Santos ingin mengajak masyarakat agar merenung tentang perbedaan.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Santos Hiskial Munua, seorang pemuda Papua ini kerap kali menyuarakan sisi lain tanah kelahirannya lewat sebuah karya film pendek.
Santos sapaan akrbanya, menceritakan garapan film pendek terbarunya bertajuk "Kearifan Lokal Sebagai Budaya Bangsa" yang telah tayang di platform Youtube pribadinya.
"Ide untuk membuat film pendek kearifan lokal ini, timbul dari pemikiran saya sendiri, karena yang sekarang saya lihat di Papua ini," ujar Santos kepada Tribun-Papua.com, Kamis (16/12/2021).
Baca juga: BREAKING NEWS: Persipura Resmi Pecat Henrique Motta
"Kadang kita masih saling membeda-bedakan antara warna kulit, ras, agama, dan lainnya."
Padahal keberagaman, lanjut dia, adalah kekayaan Indonesia yang patut dijaga dan dibanggakan atas negara lain.
"Justru dari perbedaan dan keberagaman itu, kita bisa menjadi kuat dan potensi besar jika orang luar memandang kita," katanya.
Melalui film 'Kearifan Lokal Sebagai Budaya Bangsa', Santos ingin mengajak masyarakat agar merenung tentang perbedaan.
Baca juga: Status Kota Jayapura Level 2, BTM : Pesta Kembang Api Tahun Baru Ditiadakan
"Apakah perbedaan itu kita lihat atau pandang dari sisi positif atau negatif, karena selama ini kita selalu memandangnya dari sisi negatif, padahal banyaknya suku di Indonesia adalah kekuatan kita, harus dijaga," papar Santos.
Pria yang senang menyapa ini, ingin memberikan satu pemikiran positif bagi sesama anak bangsa --agar melihat keberagaman yang dimiliki Indonesia dengan hati.
"Kalau kita hanya Papua saja, atau Maluku, atau Sulawesi saja maka kita bukan siapa-siapa."
"Tetapi bayangkan ketika kita ke luar negeri, kita bisa sebut nama Indonesia dan menjelaskan bahwa negara kita terdiri lebih dari 17.000 pulau, maka itu sangat bangga," ujarnya.
Baca juga: Mengapa Timnas Indonesia Pakai 3 Bek Hadapi Vietnam? Ini Alasan Shin Tae-yong
Melalui garapan karya film pendeknya, Santos ingin mengajak generasi muda merawat kebhinnekaan, dan menghindari permusuhan ataupun perpecahan.
"Sadarlah bahwa kita Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, kita memang berbeda tetapi kita satu," tandasnya.
Sekadar diketahui, dalam pembuatan film pendek Kearifan Lokal Sebagai Budaya Bangsa, Santos secara mandiri terlibat langsung dalam proses mengambil gambar, editing, hingga produksi.
Baca juga: Eks Camat Koruptor di Riau Pura-pura Gila, Saat Diperiksa ke RSJ Ternyata Sehat
Selain film pendek tersebut, Santos juga telah memproduksi karya film pendek Transformasi dan masih banyak karya lainnya.
Karya itu diposting melalui akun YouTube pribadinya Santos Laser. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sosok-santos-hiskial-munua.jpg)