Warga Keluhkan Minyak Tanah
Warga Kampung Nawaripi Pertanyakan Suplai Minyak Tanah di SMA Negeri 1 Timika
Warga Kampung Nawaripi, Timika, Papua pertanyakan minyak tanah subsidi yang dibagi kepada warga jelang Natal dan Tahun Baru
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselius Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA-Warga Kampung Nawaripi, Timika, Papua pertanyakan minyak tanah subsidi yang dibagi kepada warga jelang Natal dan Tahun Baru
Padahal untuk basis disekolah SMAN 1 Mimika masih masuk dalam zona Kampung Nawaripi meliputi RT 5, RT 7, RT 12, RT 16.
Baca juga: 6 WNA Ditangkap Tanpa Paspor, 3 di Deportasi, Dua Masih Jalani Pemeriksaan
"Yang saya pertanyakan kenapa Disperindag melakukan suplai minyak di SMA N 1 Timika, kenapa tidak di Balai Latihan (BLK) saja,"kata Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun kepada Tribun-Papua.com,Kamis (16/12/2021).
"Ada apa hubungan Disperindag dengan pihak sekolah,"ujar Norman lagi.
Baca juga: Jamin Pelayanan Penumpang, Bandar Udara Sentani Siapkan Posko Nataru
Norman mengatakan, seharusnya jatah minyak tanah di Kapung Nawaripi sebanyak 10.000 liter namun nyatanya hanya 500 liter.
"Di sekolah sana hanya basis guru saja. Palingan lima sampai enam orang guru di kompleks sekolah itu. Apakah ada kerjasama kah untuk itu?,"katanya.
Baca juga: Massa Aksi di Manokwari Selatan Serang Petugas dengan Busur dan Senapan Angin
Menurut dia, kejadian itu mengakibatkan semua kembali mengantri di satu lokasi saja.
Norman meminta DPRD Mimika membantu warga karena lantaran sementara krisis minyak tanah. Bila perlu memanggil Disperindag.
Ia menambahkan, akibat suplai minyak tanah ke sekolah, tambah dia, tak semua warga dilayani,sebagian hanya menerima 10 liter, sempat terjadi keributan karena mereka (warga-red) merasa dirugikan.
Hingga berita ini terbit, Tribun-Papua.com sementara berupaya melakukan konfirmasi dengan Pertamina dan Disperindag Mimika.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/warga-kampung-nawaripi.jpg)