Piala AFF 2020
Diduga Rasis ke Marckho Meraudje, Suporter Singapura Minta Maaf Akui Ejek Timnas Indonesia
Tindakan rasisme dipertontonkan salah satu suporter timnas Singapura dalam laga semifinal Piala AFF 2020 melawan timnas Indonesia.
Penulis: Arni Hisage | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tindakan tidak terpuji dipertontonkan salah satu suporter timnas Singapura dalam laga semifinal Piala AFF 2020 melawan timnas Indonesia.
Ucapan bernada rasis sempat terlontarkan dan membuat para pemain Timnas Indonesia yang berada di tribun penonton tersulut emosi.
Marckho Sandy Meraudje bahkan sampai harus ditahan oleh rekan-rekannya untuk tidak membalas perbuatan tak manusiawi itu.
Tak berselang lama, yang bersangkutan akhirnya meminta maaf.
Permintaan maaf ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Baca juga: Peduli Warga Terdampak Covid-19, Pemuda Muhammadiyah Aktif Bagikan Sembako di Papua
Melalui akun instagram pribadinya, akun yang bernama @nickmikhailrazak itu mengakui telah menyebut salah satu pemain timnas Indonesia dengan sebutan anj*ng hitam.
Tak hanya itu, @nickmikhailrazak juga mengungkapkan sempat berujar anj*ng Garuda dalam sebuah postingan sebelumnya.
"Kepada masyarakat Indonesia, pertama-tama saya ingin minta maaf karena menyebut salah satu pemain sebagai anj*ng hitam dan juga memposting kata anj*ng Garuda," tulis @nickmikhailrazak, dilansir Tribun-Papua.com dari laman Bolasport.com, Senin (27/12/2021).
"Saya marah kepadanya karena sebagai seorang pemain dia harus tetap tenang dengan ucapan-ucapan dari suporter dan tidak mencoba menyerang atau bertarung dengan mereka di tribun." lanjutnya.
"Saya juga percaya ketika penalti dilewatkan saya menjadi emosional dan mengatakan kata anj*ng," sambungnya.
Lebih lanjut, sosok yang mengaku bernama Nick Mikhail itu menjelaskan bahwa tidak bermaksud untuk rasis.
Baca juga: Polisi Kembali Gelar Vaksinasi Massal di Kota Jayapura, Ini 6 Lokasinya
Semua disebabkan karena emosi semata.
"Di Singapura saya dikenal orang adil dan saya harus menegaskan bahwa saya tidak rasis, saya bahkan mendukung kaum LGBT karena saya adalah seorang yang tidak menilai kehidupan pribadi seseorang," tulis @nickmikhailrazak.
"Sekali lagi itu adalah momen emosional yang membuatku mengatakan kata itu."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/nickmikhailrazak-bernada-rasis-pada-pemain-indonesia.jpg)