Papua Terkini
Pemuda di Kota Jayapura Nilai Togel Merusak Masyarakat Papua, Harus Ditutup
Sekelompok pemuda dan pemudi yang tergabung dalam Solidaritas Anti Togel di Papua, meminta pusat Togel di Dok V menutup aktivitasnya.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Ri
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sekelompok pemuda dan pemudi yang tergabung dalam Solidaritas Anti Togel di Papua, meminta pusat Togel di Dok V menutup aktivitasnya.
Hal itu disampaikan Perwakilan Solidaritas Anti Togel Hengky Hilapok (20) kepada Tribun-Papua.com di Kawasan Dok V Jayapura Senin (27/12/2021).
"Kami datang hari ini untuk meminta Bos Luis menghentikan aktivitas usaha togelnya, dan segera ditutup," tegasnya.
Baca juga: Inilah Tanggapan Kyai yang Dikabarkan Tewas Usai Dibantai KKB di Papua
Menurut pihaknya, aktivitas Togel sangat meresahkan masyarakat, dan merugikan orang Papua dalam sisi keuangan.
"Terlebih yang sudah berkeluarga, efeknya sangat besar dan membuat kondisi perekonomian keluarga merosot," tambahnya.
Untuk itu, dirinya bersama rekan-rekan yang tergabung dalam Solidaritas Anti Togel di Papua meminta dengan tegas, agar pemilik usaha Togel di Dok V Jayapura itu segera menutup usahanya.
Baca juga: Presiden yang Pernah Ijinkan Bendera Bintang Kejora Berkibar di Papua, ini Kisahnya
"Aktivitas togel ini ada nilai positif dan negatif, nilai positifnya sedikit, tetapi nilai negatif lebih banyak, dalam artian membuat kecanduan untuk main togel dan sudah banyak keluarga yang menjadi korban," jelasnya.
Dikatakannya, togel ialah pemusnahan bagi orang Papua, dan masyarakat Papua pada umumnya, dan untuk kepentingan itu maka pihaknya melarang keras aktivitas togel di atas Tanah Papua, khususnya Kota Jayapura.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/solidaritas-anti-togel-di-papua-meminta-polisi-berantas-tempat-usaha-togel.jpg)