Internasional
Tolong, Terima Kasih, dan Maaf: 3 Kata Kunci Pernikahan dari Paus Fransiskus
Paus Fransiskus mengakui bawa pandemi telah memperburuk beberapa masalah pernikahan dan keluarga.
Paus menuturkan, perceraian menyebabkan penderitaan yang luar biasa dan kesalahpahaman dapat menyebabkan pertengkaran dan luka yang tidak mudah disembuhkan.
“Akhirnya, anak-anaklah yang harus menerima rasa sakit melihat orang tua mereka tidak lagi bersama,” kata Paus Fransiskus.
Paus Fransiskus mengatakan, kegagalan untuk berdamai sebelum tidur di malam hari dapat menyebabkan “perang dingin” keesokan paginya.
Baca juga: Daftar Persuaan Produsen emas Terbesar di Indonesia, PT Freeport Indonesia Nomor Urut 2
“Sayangnya, berapa kali konflik berasal dari dalam tembok rumah tangga karena periode keheningan yang lama dan dari keegoisan yang tidak terkendali!” tuturnya.
“Kadang malah berakhir dengan kekerasan fisik dan moral. Ini merusak keharmonisan dan membunuh keluarga,” kata Paus memperingatkan.
Dia mendesak orang tua untuk tidak memikirkan diri mereka sendiri, tetapi juga memikirkan orang lain. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/27122021-paus_fransiskus.jpg)