Senin, 4 Mei 2026

Liga 1

Sentuhan ala Kaesang Pangarep Antar Persis Solo ke Liga 1

Persis Solo sebenarnya sudah diprediksi promosi ke Liga 1 musim depan. rediksi mulai muncul setelah Persis Solo mengumumkan tiga pemilik baru.

Tayang:
Editor: Roy Ratumakin
instagram @persisofficial
Tiga pemilik baru Persis Solo bukanlah sosok yang sembarangan. Mereka adalah putra bungsu Presiden RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep (kanan), Menteri BUMN Erick Thohir (kiri), dan Direktur PT Plevia Makmur Abadi Kevin Nugroho (tengah). 

Persis kemudian merespon lewat sepasang gol yang dicetak oleh Alberto Goncalves pada menit ke-10 dan Fabiano Beltrame (28').

Kemenangan 2-1 atas Dewa United membuat Persis Solo sukses mengakhiri penantian selama lebih dari satu dekade Adapun lawan Persis Solo di final Liga 2 2021 adalah tim milik artis kondang Raffi Ahmad, RANS Cilegon FC.

Final Liga 2 2021 dipastikan akan sangat menarik karena Persis Solo dan RANS Cilegon FC sebelum sudah pernah bertemu di babak 8 besar.

Menilik ke belakang, perjalanan Persis Solo hingga berhasil promosi ke Liga 1 sebenarnya cukup berliku. Persis Solo sempat menghadapi gelombang protes dari para pendukungnya pada fase grup Liga 2.

Persis Solo tergabung di Grup C Liga 2 2021 bersama PSCS Cilacap, Persijap Jepara, PSG Pati, Hizbul Wathan, dan rival mereka, PSIM Yogyakarta.

Laskar Samber Nyawa, julukan Persis, mengawali Liga 2 dengan kemenangan 2-0 atas PSG Pati.

Marinus Wanewar mantan pemain Persipura Jayapura yang kini membela Persis Solo.
Marinus Wanewar mantan pemain Persipura Jayapura yang kini membela Persis Solo. (instagram @persisofficial)

Performa Persis kemudian mendadak menurun setelah ditahan imbang oleh Persijap Jepara (1-1) dan PSIM Yogyakarta (0-0).

Hasil imbang melawan pada laga Derbi Mataram melawan PSIM Yogyakarta membuat suporter Persis Solo meradang. 

Tidak tanggung-tanggung, suporter Persis Solo langsung meminta manajemen tim memecat pelatih Eko Purdjianto meski Liga 2 2021 saat itu masih berjalan tiga pekan.

Baca juga: Pelatih Thailand Akui Pemain Timnas Indonesia Muda dan Berbahaya

 "Kecewa berat! Bukan hanya saya, tapi semua suporter yang menyaksikan," kata Presiden Pasoepati, Maryadi, kepada Tribun Solo seusai laga Persis vs PSIM.

Meskipun mendapat tekanan dari suporter, manajamen Persis Solo tetap memutuskan mempertahankan Eko Purdjianto.

Amarah suporter Persis Solo secara perlahan mereda setelah anak asuh Eko Purdjianto meraih lima kemenangan beruntun.

Tepat pada 15 November 2021, Kota Solo kembali "panas" setelah Persis Solo kalah tipis dari PSIM Yogyakarta.

Baca juga: Jelang Final Timnas Indonesia Vs Thailand, Kontrak Shin Tae-yong Aman

Gelombang protes dari suporter Persis Solo kala itu lebih masif mengingat sejarah panjang rivalitas dengan PSIM Yogyakarta.

Meski demikian, manajemen Persis Solo masih tetap mempertahankan Eko Purdjianto. Persis Solo pada akhirnya lolos ke delapan besar Liga 2 2021 dengan predikat juara Grup C.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved