Piala AFF 2020
Waduh, Timnas Indonesia Kehilangan Bek Kiri Andalan Jelang Hadapi Gajah Perang
Pemain PSIS Semarang itu terkena akumulasi dari dua pelanggaran kerasnya pada laga semifinal Piala AFF 2020 versus Singapura.
Penulis: Arni Hisage | Editor: Paul Manahara Tambunan
Sebelumnya memang ada Rachmat Irianto yang mengalami cedera, tetapi dipastikan tak ada masalah dan dia akan bisa membela tim.
Menurut Nova, semua pemain dalam kondisi bagus dan siap menampilkan yang terbaik dalam laga final Piala AFF 2020 nanti.
“Tidak ada yang cedera. Semua baik-baik saja,” pungkasnya.
Sementara itu, inilah aturan terkait akumulasi kartu di Piala AFF 2020 yang dimuat dalam regulasi turnamen seksi 13 soal kedisiplinan.
Baca juga: Indonesia Punya Kans Besar Tekuk Thailand dan Jadi Juara Piala AFF 2020, Berikut 3 Alasannya
1. Pemain yang mendapatkan dua kali peringatan (kartu kuning) di setiap fase turnamen akan mendapatkan hukuman berupa satu kali larangan bertanding pada pertandingan berikutnya.
2. Jika seorang pemain menerima kartu kuning keduanya (akumulasi) pada pertandingan terakhir fase grup, hukuman larangan bertanding satu kali akan berlaku pada laga berikutnya (semifinal).
3. Pemain yang menyelesaikan fase grup dengan menerima satu kartu kuning secara kumulatif, kartu kuning itu tidak berlaku di semifinal (diputihkan).
4. Pemain atau ofisial tim yang dikeluarkan selama turnamen secara otomatis akan diskors pada pertandingan selanjutnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/pratama-arhan-absen-pada-leg-pertama-final-piala-aff-2020.jpg)